News Berita

Zulhas Tegaskan KDMP Bukan Supermarket: Infrastruktur Pemerintah, Dia Offtaker

Masih banyak yang salah paham soal Kopdes Merah Putih. Zulhas menegaskan koperasi ini bukan supermarket, melainkan penyalur bansos dan penyerap hasil panen. #newsupdate #update #news #text

Zulhas Tegaskan KDMP Bukan Supermarket: Infrastruktur Pemerintah, Dia Offtaker
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau sistem operasional Kopdes Merah Putih Ceria Sembako di Cileunyi Wetan, Jawa Barat. Foto: Dok. Kemenko Bidang Pangan
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau sistem operasional Kopdes Merah Putih Ceria Sembako di Cileunyi Wetan, Jawa Barat. Foto: Dok. Kemenko Bidang Pangan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meluruskan anggapan bahwa Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) akan beroperasi layaknya supermarket.

Menurutnya, fungsi utama Kopdes adalah menjadi infrastruktur pemerintah sekaligus penyerap hasil produksi masyarakat.

"Kopdes itu yang salah paham banyak, dianggap seperti supermarket," kata Zulhas sebelum mengikuti rapat terbatas mengenai Koperasi Desa Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7).

Ia menjelaskan, Kopdes memiliki dua fungsi utama. Pertama, sebagai infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan berbagai program bantuan dan barang bersubsidi hingga tingkat desa.

"Jadi fungsinya sebagai infrastruktur pemerintah, dua sebagai off-taker," ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menghadiri peresmian Kopdes Merah Putih Bumi Sari di Kabupaten Natar, Lampung Selatan, Rabu (28/5/2025). Foto: Dok. Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menghadiri peresmian Kopdes Merah Putih Bumi Sari di Kabupaten Natar, Lampung Selatan, Rabu (28/5/2025). Foto: Dok. Istimewa

Menurut Zulhas, keberadaan Kopdes di setiap desa akan mempermudah penyaluran bantuan pemerintah agar lebih tepat sasaran.

"Infrastruktur pemerintah itu apa? Bantuan-bantuan, bansos, barang-barang subsidi, itu harus melalui Kopdes nanti. Sehingga jelas, karena tiap desa ada," katanya.

Selain itu, Kopdes akan berperan sebagai off-taker atau penyerap hasil produksi masyarakat, terutama komoditas pertanian.

Ia mengatakan koperasi dapat membeli gabah, jagung, maupun hasil panen lainnya ketika harga di tingkat petani berada di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah.

"Dua, dia sebagai off-taker. Itu kalau harga gabahnya di bawah standar yang kita tentukan, maka koperasi bisa take over, beli gabah, jagung, dan lain-lain ya," ujar Zulhas.

Buka sumber asli