Yordania Bantah Ada Evakuasi di Bandara dan Pelabuhan Aqaba
Yordania Bantah Ada Evakuasi di Bandara dan Pelabuhan Aqaba #newsupdate #news #update #text

Pemerintah Yordania membantah ada evakuasi di Bandara Internasional dan Pelabuhan Aqaba, setelah Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) mengeluarkan peringatan mengenai ancaman keamanan di kawasan tersebut pada Minggu (19/7).
Juru bicara pemerintah Yordania Mohammad Al-Momani mengatakan hingga kini tidak ada ancaman yang terdeteksi oleh otoritas setempat.
Ia memastikan bandara dan pelabuhan di Aqaba tetap beroperasi normal.
"Tidak ada potensi ancaman yang tercatat oleh otoritas Yordania dalam beberapa jam terakhir," kata Al-Momani kepada Reuters.
"Bandara dan pelabuhan beroperasi secara normal," lanjutnya.
Sebelumnya, Kedubes AS di Amman menyatakan evakuasi di Bandara Internasional dan Pelabuhan Aqaba karena adanya ancaman yang "spesifik dan kredibel".
Kedutaan juga mengimbau warga negaranya untuk tidak bepergian ke kedua lokasi tersebut dan mengikuti arahan keamanan dari pemerintah Yordania.
Pernyataan yang saling bertolak belakang itu muncul setelah militer AS mengonfirmasi dua personelnya tewas dan satu lainnya hilang akibat serangan Iran di Yordania.
Dalam sepekan terakhir, Yordania juga beberapa kali menyatakan berhasil mencegat rudal Iran yang melintas di wilayah udaranya.