News Berita

Viral Video Bupati Deli Serdang Kaitkan Perbaikan Jalan dengan Pajak Masyarakat

Viral Video Bupati Deli Serdang Kaitkan Perbaikan Jalan dengan Pajak Masyarakat #newsupdate #update #news #text

Viral Video Bupati Deli Serdang Kaitkan Perbaikan Jalan dengan Pajak Masyarakat
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan. Foto: instagram @asriludin_tambunan
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan. Foto: instagram @asriludin_tambunan

Beredar video pernyataan Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, terkait perbaikan jalan rusak di wilayahnya. Dalam video itu, tampak Asri awalnya ditanyai mengenai jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat.

Asri kemudian menjawab pertanyaan tersebut. Ia mengatakan perbaikan jalan bergantung pada kemampuan keuangan pemerintah daerah.

"Tergantung kemampuan keuangan kita, masyarakat bayar pajak enggak, bayar PBB enggak? Kalau enggak ada uangnya, pemerintah dari mana?" ujar Asri.

Ia kemudian membandingkan daerah yang warganya rutin membayar pajak. Menurutnya, fasilitas yang didapatkan di wilayah tersebut lebih baik, termasuk dalam pembangunan dan perbaikan jalan.

"Ini kan sekarang daerah Paluh Gelombang, daerah yang selama ini PBB-nya bagus, tentu pembangunannya ke arah sana. Jadi mana yang bisa menaikkan potensi masyarakat, itu yang kita kerjakan. Jadi jangan hanya sekadar spill-spill jalan jelek, tapi kontribusinya enggak ada," ucap Asri.

"Kita kan membangun bukan pakai daun, sekarang kita membangun pakai kemampuan APBD sendiri. Dana dari pusat kurang, kita diharapkan dari daerah. Kalau daerah enggak cukup, pembangunan apa yang mau kita kerjakan?" lanjut Asri dalam video tersebut.

Penjelasan Bupati Deli Serdang

Asri Ludin kemudian merespons video viral tersebut. Ia mengatakan pembangunan jalan-jalan rusak di wilayah Kabupaten Deli Serdang bergantung pada pembayaran pajak dan PBB dari masyarakat.

"Iyalah (tergantung pajak masyarakat). Kan dari uang pajak kendaraan itu dibayar duluan, prioritas utama, sesudahnya dari PBB. Lalu dari mana uangnya lagi? Kalau kita punya kendaraan bayar pajak, uangnya itu kan untuk bangun jalan. Kurang duitnya dari situ, dari tambahan bayar pajak masyarakat. Kurangnya dari situ, baru minta pusat, kan kayak gitu. Kalau enggak ada itu, dari mana?" kata Asri kepada kumparan, Selasa (16/6).

Asri menyebutkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan jalan bergantung pada status jalan tersebut, apakah merupakan jalan nasional, jalan provinsi, atau jalan kabupaten.

"Tergantung kelas-kelas jalannya kan. Kan ada kelas jalan pemerintah pusat, ada kelas jalan pemerintah provinsi, ada jalan pemerintah kabupaten. Kan enggak semua walaupun satu kabupaten semua bisa ditangani pemerintah kabupaten. Kalau yang jalan nasional kan enggak tanggung jawab kabupaten, enggak tanggung jawab provinsi. Uangnya itu kan masing-masing ada," jelas Asri.

Menurut Asri, jalan-jalan rusak di wilayah Kabupaten Deli Serdang akan dibangun apabila anggarannya tersedia, yang salah satunya berasal dari pajak dan PBB masyarakat.

"Ya ada duitnya lah. Dia tampung ada duitnya lah dulu di anggaran, baru bisa dibangun. Bisa rupanya kita suruh pengusaha bangun itu enggak dibayar? Enggak ada pula pengusaha aspal itu yang mau ngaspal jalan kalau enggak kita bayar. Dituntut kita, negara hukum ini," pungkas Asri.

Buka sumber asli