News Berita

Update Kebakaran Pabrik Sendal di Tangerang: Proses Pendinginan

Update Kebakaran Pabrik Sendal di Tangerang: Proses Pendinginan #newsupdate #update #news #text

Update Kebakaran Pabrik Sendal di Tangerang: Proses Pendinginan
Petugas pemadam kebakaran berusaha mematikan api yang membakar Pabrik Swallow Tangerang masuk tahap pendinginan, Banten, Senin (22/6/2026). Foto: Dok. Istimewa
Petugas pemadam kebakaran berusaha mematikan api yang membakar Pabrik Swallow Tangerang masuk tahap pendinginan, Banten, Senin (22/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kebakaran besar melanda pabrik sendal di Jalan Melati Raya, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, pada Minggu (21/6) malam. Hingga Senin (22/6) pagi, proses penanganan masih berlangsung di area belakang pabrik yang menjadi titik terparah kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan saat ini kondisinya sudah tahap pendinginan. Petugas Damkar tengah memastikan api tak kembali menyala.

"​Fokus utama petugas saat ini adalah pendinginan total di area tumpukan material yang terbakar untuk mencegah api kembali menyala," kata Mahdiar dalam keterangannya, Senin (22/6).

Kebakaran di Pabrik Swallow Tangerang masuk tahap pendinginan, Banten, Senin (22/6/2026). Foto: Dok. Istimewa
Kebakaran di Pabrik Swallow Tangerang masuk tahap pendinginan, Banten, Senin (22/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Mahdiar mengatakan area belakang pabrik menjadi lokasi terparah kebakaran. Titiknya juga berada dekat dengan pemukiman warga. Mahdiar memastikan pemukiman warga tak terdampak kebakaran.

​"Ini adalah titik terparah saat terjadi kebakaran semalam di bagian belakang pabrik yang dekat dengan pemukiman warga. Alhamdulillah, sampai saat ini pemukiman warga aman terkendali," tuturnya.

Petugas pemadam kebakaran berusaha mematikan api yang membakar Pabrik Swallow Tangerang masuk tahap pendinginan, Banten, Senin (22/6/2026). Foto: Dok. Istimewa
Petugas pemadam kebakaran berusaha mematikan api yang membakar Pabrik Swallow Tangerang masuk tahap pendinginan, Banten, Senin (22/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Hingga saat ini penyebab pasti kebakaran dan total kerugian masih dilakukan penyelidikan.

"Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi agar tidak menghambat proses kerja petugas di lapangan," kata dia.

Buka sumber asli