UMiMAX Pertamina 2026 Dibuka, Sasar 1.000 Pelaku Usaha Ultra Mikro
Pertamina mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX) yang kini memasuki Batch 2026.

PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX) yang kini memasuki Batch 2026. Program ini menjadi salah satu langkah nyata Pertamina untuk mendukung pelaku usaha ultra mikro sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
UMiMAX merupakan program pemberdayaan ekonomi yang bertujuan membantu masyarakat rentan ekonomi, khususnya pekerja informal, guru kontrak, penyandang disabilitas dan masyarakat prasejahtera untuk membangun atau mengembangkan usaha ultra mikro.
Program UMiMAX Batch 2026 secara resmi dibuka oleh Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan bersama jajaran Dewan Komisaris serta Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri bersama jajaran Direksi Pertamina di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (10/7).
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menjelaskan untuk tahun ini, target penerima manfaat program UMiMAX menjangkau wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah & DIY, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatra Utara.
Nantinya, penerima manfaat terpilih akan mendapatkan bantuan berupa sarana usaha, pendampingan usaha berkelanjutan, dan pelatihan keterampilan pengelolaan bisnis selama 6 bulan, periode Agustus 2026 - Januari 2027.
Bentuk dan jenisnya disesuaikan dengan jenis usaha yang dipilih dan didapatkan dari hasil seleksi masing-masing pendaftar. Adapun, pendaftaran UMiMAX Batch 2026 dilakukan secara online melalui website resmi UMiMAX.
Baron menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan bantuan sarana usaha, tetapi juga pendampingan, pelatihan, serta penguatan kapasitas usaha agar penerima manfaat dapat membangun sumber penghasilan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
"Seluruh pendaftar akan melalui proses seleksi berupa verifikasi bertahap berdasarkan ketentuan dan kriteria yang ditetapkan. Seluruh proses pendaftaran dan seleksi UMiMAX tidak dipungut biaya apapun," jelasnya.
Ia menambahkan untuk batch 2026, Pertamina membuka pendaftaran dengan target dapat menjangkau hingga 1.000 penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.
"Kami berharap program UMiMAX akan berdampak besar membantu masyarakat. Ini adalah bentuk semangat Pertamina untuk terus menyebarkan energi positif kepada banyak pihak," imbuhnya.

Sebelumnya, pada 2025, Program UMiMAX telah menyalurkan total bantuan Rp 1,17 miliar dan melahirkan 168 usaha baru yang bergerak di bidang Kopling, Warmindo dan Mini ATM. Dampak secara ekonomi telah menghasilkan total omzet pada Januari – April 2026 sekitar Rp 2,7 miliar dengan margin usaha sekitar Rp 858 juta.
Rahmadi, salah seorang mitra UMiMAX mengaku program UMiMAX sangat membantunya untuk menopang ekonomi keluarga.
“Saya berterimakasih kepada Pertamina telah membantu saya dengan cara program ini. Dulu, saya kerja di cafe, kadang ojol kadang kuli bangunan. Semoga jadi berkah dan lancar buat Pertamina, terima kasih banyak," ungkapnya.
Manfaat yang sama juga dirasakan oleh Suwandi, seorang difable (Sobat Istimewa) yang juga terpilih menjadi Mitra UMiMAX. Setelah mendapat bantuan program UMiMAX dari Pertamina, ia berencana mewujudkan impiannya mengembangkan usaha Mie Ayam dengan berjualan minuman.
“Awalnya aku dagang mie ayam, kepingin dagang kopi sama minuman. Alhamdulillah dapat rezeki bergabung di UMiMAX,” ucap Suwandi.
Begitu juga dengan Nuryani, warga Cipinang Besar Selatan, Jakarta yang telah mengembangkan usaha yang semula hanya digerakkan kecil-kecilan dari rumah.
“Tadinya saya di rumah dagang kecil kecilan. Alhamdulillah berkat ini saya bisa berdagang, tambah penghasilan,”ujarnya.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan Danantara Indonesia.