Ubaya Putri dan Perbanas Putra Juara Campus League Basket The Nationals
Sejarah baru tercipta di Campus League Basket The Nationals season perdana. Selain meraih juara, Perbanas juga berhak mentas ke AUBL China 2027. Selamat! #campussport #sport #bolasports #text

Tuntas sudah Campus League Basket The Nationals Season 1 2026. Kompetisi itu melahirkan dua juara perdana: di sektor putri diraih oleh Universitas Surabaya (Ubaya) dan sektor putra diraih oleh Institut Perbanas dalam laga final pada Sabtu (13/6) di Basketball Court UPH, Tangerang.
Tim Putra Perbanas meraih podium tertinggi usai meraih kemenangan di The Nationals Final melawan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (UKSW) dengan skor akhir 47-45. Sementara di sektor putri, Tim UBAYA keluar sebagai kampiun dengan menumbangkan perlawanan Soegijapranata Catholic University (SCU) 59-51.
Keberhasilan tersebut sekaligus menutup perjalanan panjang musim perdana basket Campus League yang sejak April lalu yang mempertemukan student-athlete dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sebelumnya, fase regional Campus League 2026 - Basketball Season 1 telah bergulir di Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, dan Jakarta-Tangerang.
Campus League Basketball Season 1 2026 menjadi musim pertama kompetisi basket mahasiswa nasional yang digelar secara terstruktur dengan sistem regional dan The Nationals. Selama hampir tiga bulan, ratusan student-athlete dari berbagai perguruan tinggi bertanding tidak hanya untuk mengejar kemenangan, tetapi juga membawa identitas kampus dan almamater mereka masing-masing.
Menilik perjalanan Campus League Basketball Season 1 2026, CEO Campus League, Ryan Gozali mengungkapkan keberhasilan penyelenggaraan musim pertama menunjukkan bahwa olahraga kampus memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ekosistem yang lebih kuat di masa depan.
Untuk itu, ia mengucapkan selamat kepada para kampiun dan juga berpesan bagi tim yang belum berhasil mengangkat trofi juara agar tidak patah arang, melainkan terus mengasah diri agar lebih kompetitif di season yang akan datang.

"Season 1 bukan hanya tentang mencari juara. Yang paling penting adalah membangun fondasi. Kami melihat antusiasme kampus, mahasiswa, pelatih, dan berbagai pihak yang terlibat sangat besar. Masih banyak kekurangan yang harus dibenahi, tapi sudah ada indikator bahwa olahraga kampus di Indonesia memiliki masa depan yang menjanjikan apabila dibangun secara konsisten dan berkelanjutan," ujar Ryan.
Menurutnya, Campus League hadir sebagai ruang tumbuh bagi student-athlete Indonesia, baik dari sisi prestasi olahraga maupun pengembangan karakter.
"Kami percaya olahraga kampus tidak hanya menghasilkan atlet. Ia membentuk disiplin, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, dan berbagai keterampilan hidup yang akan dibawa mahasiswa setelah mereka lulus," ia menambahkan.
Campus League dibangun di atas tiga pilar utama: Athleticism, Academics, dan Affinity, yang menempatkan olahraga sebagai bagian dari proses pembelajaran mahasiswa. Melalui pendekatan tersebut, student-athlete tidak hanya dituntut berprestasi di lapangan, tetapi juga berkembang secara akademik dan sosial.

Tidak hanya berfokus pada basketball, tahun ini Campus League juga akan menyelenggarakan kompetisi di nomor badminton dan futsal, sebelum menutup kalender dengan UniGames yang akan menghadirkan berbagai cabang olahraga lainnya.
Ryan Gozali berharap momentum yang terbangun selama musim pertama basket dapat menjadi fondasi untuk memperkuat ekosistem olahraga mahasiswa Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
“Karena pada akhirnya, yang dibangun bukan hanya kompetisi, melainkan sebuah sistem yang memberi ruang bagi generasi muda Indonesia untuk bertumbuh melalui olahraga,” tutur Ryan.
Selain meraih gelar juara, Perbanas juga membuat mereka berhak untuk mewakili perguruan tinggi Indonesia bertanding di Asia University Basketball League (AUBL) pada 2027.
"Peringkat ketiga di regional mampu keluar sebagai juara, saya tidak bisa berkata-kata dan hanya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena kami bisa menjadi juara. Kemenangan akhirnya berhasil kami raih setelah memaksa lawan memainkan babak overtime. Di saat itulah kami bisa menunjukkan 'Perbanas mentality', mentalitas juara, dan sang raksasa sudah terbangun dari tidur panjangnya," kata Pelatih Tim Putra Institut Perbanas, Zulfahrizal.

Sementara itu, pemain yang berhasil menyabet gelar MVP Campus League Basketball Season 1 2026 Muhammad Haikal Malik begitu bangga karena sanggup membuktikan diri bahwa kerja keras dan kekompakan tim juga bisa meraih hasil maksimal walau tidak memiliki pemain bintang.
"Sungguh luar biasa, meskipun kami bukan tim unggulan dan tanpa diperkuat pemain IBL, tetapi sanggup membuktikan diri keluar sebagai juara di The Nationals. Saya juga tidak menyangka teman-teman bisa step up semua dan terus berjuang hingga akhir. Terima kasih kepada Tuhan dan semua orang yang sudah mendukung Perbanas,” ujar Haikal.