Tiga Pemotor Tewas Tertabrak KA Taksaka Usai Terobos Palang Pintu Perlintasan
Pemotor Bonceng Tiga di Kebumen Tewas Tertabrak KA Usai Terobos Palang Perlintasan #newsupdate #update #news #text

Tiga orang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Taksaka di perlintasan sebidang Jalan Revolusi Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada Jumat (19/6).
Ketiganya berboncengan dengan satu motor lalu nekat menerobos palang pintu perlintasan yang telah tertutup.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di perlintasan kereta api Karanganyar yang berada di jalur Kebumen-Banyumas. Saat kejadian, sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AA-4986-AED yang ditumpangi tiga orang melaju dari arah timur ke barat.
"Sepeda motor menerobos palang pintu perlintasan yang sudah tertutup. Pada saat bersamaan melintas Kereta Api Taksaka dari arah selatan ke utara sehingga terjadi tabrakan," kata Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama dalam keterangan yang diterima, Sabtu (20/6).
Akibat benturan keras tersebut, pengendara sepeda motor berinisial R (36), warga Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng, meninggal dunia di lokasi. Dua penumpangnya, A (31) tahun, warga Desa Condongcampur, Kecamatan Sruweng, dan E (36) warga Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, juga meninggal dunia akibat luka berat yang diderita.

Menurut Kapolres, dari keterangan saksi yakni petugas keamanan stasiun dan penjaga palang pintu perlintasan, mereka menyampaikan saat itu palang pintu sudah dalam kondisi tertutup ketika sepeda motor melintas.
Atas kejadian ini, Kapolres mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu dan aturan keselamatan saat melintasi perlintasan kereta api. Menurutnya, palang pintu yang sudah tertutup merupakan tanda kereta akan segera melintas. Sehingga tidak boleh diterobos dalam kondisi apa pun.
"Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan. Jangan pernah menerobos palang pintu perlintasan yang sudah tertutup karena risikonya sangat fatal dan dapat mengakibatkan hilangnya nyawa," imbaunya.