News Berita

Tanda Bahaya Kehamilan di Tiap Trimester yang Tak Boleh Diabaikan

Berikut adalah tanda-tanda bahaya pada kehamilan di setiap trimesternya, Moms. #momsupdate #update #mom #text

Tanda Bahaya Kehamilan di Tiap Trimester yang Tak Boleh Diabaikan
Ilustrasi Test Pack Tunjukkan Hasil Positif Hamil. Foto: Shutterstock
Ilustrasi Test Pack Tunjukkan Hasil Positif Hamil. Foto: Shutterstock

Moms, setiap kehamilan memang bisa menimbulkan berbagai keluhan. Namun, tidak semua gejala yang muncul merupakan hal yang normal. Beberapa di antaranya justru bisa menjadi tanda bahaya kehamilan yang membutuhkan pemeriksaan medis sesegera mungkin, agar kesehatan ibu dan janin tetap terjaga.

Dikutip dari Kementerian Kesehatan RI, mengenali tanda bahaya kehamilan sejak trimester pertama hingga trimester ketiga dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.

Sejalan dengan hal tersebut, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) juga mengingatkan bahwa perdarahan selama kehamilan, terutama bila disertai nyeri hebat atau keluhan lain, perlu segera dievaluasi oleh tenaga kesehatan.

Berikut adalah beberapa tanda kehamilan yang penting diketahui, Moms.

Tanda Bahaya Kehamilan di Trimester Pertama

Ilustrasi hamil trimester pertama. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi hamil trimester pertama. Foto: Shutter Stock

Pada trimester pertama, tubuh ibu sedang beradaptasi dengan berbagai perubahan hormon. Meski mual, lelah, atau pusing ringan masih tergolong normal, ada beberapa kondisi yang tidak boleh dianggap sepele.

Segera periksakan Ibu ke fasilitas kesehatan bila mengalami:

  • Demam tinggi

  • Nyeri perut yang hebat

  • Mual dan muntah berlebihan hingga sulit makan atau minum

  • Perdarahan dari jalan lahir

  • Nyeri saat buang air kecil, keputihan yang tidak normal, atau rasa gatal di area kemaluan

Keluhan-keluhan tersebut dapat menjadi tanda adanya infeksi, gangguan pada kehamilan, maupun kondisi lain yang memerlukan penanganan medis.

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester Kedua

Ilustrasi memenuhi kebutuhan protein ibu hamil. Foto: Hananeko_Studio/Shutterstock
Ilustrasi memenuhi kebutuhan protein ibu hamil. Foto: Hananeko_Studio/Shutterstock

Memasuki trimester kedua, kondisi ibu biasanya mulai terasa lebih nyaman. Namun, bukan berarti risiko komplikasi sudah hilang.

Beberapa tanda bahaya yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Demam tinggi

  • Napas terasa pendek disertai jantung berdebar kencang

  • Keluar cairan dari jalan lahir, terutama bila berbau

  • Keputihan yang disertai rasa gatal atau tidak normal

  • Perdarahan mendadak

  • Nyeri perut hebat

  • Pandangan kabur

  • Muntah darah

  • Pusing atau sakit kepala berat

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) kondisi tersebut bisa mengindikasikan infeksi, gangguan tekanan darah, hingga komplikasi kehamilan lainnya. Karena itu, ibu hamil sebaiknya tidak menunda pemeriksaan bila mengalami salah satu gejala tersebut.

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester Ketiga

Ilustrasi Morning Sickness pada Trimester Ketiga.

 Foto: Shutterstock
Ilustrasi Morning Sickness pada Trimester Ketiga. Foto: Shutterstock

Pada trimester terakhir, pemantauan kondisi janin menjadi semakin penting. Selain memperhatikan kesehatan ibu, gerakan bayi juga perlu diamati setiap hari.

Segera cari pertolongan medis apabila mengalami:

  • Gerakan janin tidak ada atau kurang dari 10 kali dalam 12 jam

  • Ketuban pecah tetapi kontraksi belum muncul

  • Perdarahan hebat

  • Nyeri perut hebat di luar kontraksi

  • Pusing atau sakit kepala berat

Berkurangnya gerakan janin maupun pecahnya ketuban sebelum persalinan merupakan kondisi yang perlu segera diperiksa untuk memastikan keselamatan ibu dan bayi.

Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk tidak menunda datang ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala tersebut, Moms.

Buka sumber asli