Tambang Galian C di Sukolilo Pati Longsor, Satu Orang Tewas
Tambang Galian C di Sukolilo Pati Longsor, Satu Orang Tewas #newsupdate #update #news #text

Aktivitas pertambangan galian C di Desa Pakem, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, memakan korban jiwa. Seorang sopir truk asal Kabupaten Grobogan dilaporkan tewas setelah tertimbun material longsor pada Kamis (30/4).
Tragedi maut itu terekam dalam berbagai unggahan video yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat satu unit alat berat jenis ekskavator dan sebuah truk mengalami kerusakan parah setelah dihantam bongkahan batu dan material tanah dari ketinggian.
Dalam video tersebut, tampak warga memadati area longsor untuk membantu dan melihat proses evakuasi ekskavator dan truk yang rusak parah. Di video lain, terlihat seorang pria yang diduga merupakan korban atau sopir truk dibopong sejumlah warga.
Warga Sukolilo, Slamet Riyanto, menjelaskan material longsor menimpa dua orang pekerja yang sedang beroperasi di dasar tambang.
“Kejadian itu terjadi sekira pukul 12.00 WIB. Ada alat berat di situ, itu material galian c longsor dan menimpa dua orang. Sopir truk sama operator alat berat,” jelas dia saat dihubungi.

Slamet menjelaskan, sopir truk dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dideritanya. Sementara itu, operator ekskavator dilaporkan dalam kondisi kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
“Kabarnya yang meninggal satu orang yang terkena batu galian c, sopir dump truck yang meninggal dunia. Yang operator alat berat kritis dilarikan ke rumah sakit,” jelasnya.
Slamat mengaku telah berulang kali menggelar aksi penolakan terhadap aktivitas tambang di wilayah Sukolilo. Pertama karena merusak lingkungan, kedua tidak berizin, dan ketiga beberapa kali memakan korban jiwa karena terjadi longsor.
“Saya atas nama Sukolilo Bangkit, kan sejak April 2025 aksi bolak balik, kami mengingatkan sejumlah tambang di Sukolilo tidak memiliki izin. Waktu itu ditutup tapi dari waktu pemilik tambang itu buka lagi,” jelas dia.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan, membenarkan jika ada satu korban meninggal tertimpa longsor. Namun, pihaknya masih belum mengetahui identitas korban karena masih dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Perkembangannya satu meninggal, orang Grobogan. Dia di dalam truk menyelamatkan diri malah kejugrukan (kelongsoran). Korban cuma itu pihak sopir dump (truck)," beber dia lewat telepon.
Menurutnya, material galian c itu rencananya akan digunakan untuk meratakan pondasi rumah. Namun, upaya tersebut malah memakan korban jiwa.
"Katanya untuk pemerataan pembuatan lokasi perumahan rumah gitu," tuntasnya.