News Berita

Sukses, LPDB Koperasi Ajak Credit Union Perkuat Peran Strategis di KDKMP

LPDB Koperasi ajak gerakan credit union dukung penguatan ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kamis (25/6/2026).

Sukses, LPDB Koperasi Ajak Credit Union Perkuat Peran Strategis di KDKMP
Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB
Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB

Gerakan koperasi kredit (credit union) dinilai memiliki posisi strategis untuk menjadi motor penguatan ekosistem koperasi nasional, termasuk mendukung keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tengah dikembangkan pemerintah.

Karena itu, koperasi kredit didorong tidak hanya fokus pada pertumbuhan aset dan bisnis, tetapi juga mengambil peran lebih besar dalam penguatan tata kelola, pendidikan anggota, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, Krisdianto, saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Induk Koperasi Kredit (INKOPDIT) Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB
Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB

Kegiatan yang mengusung tema "Re-Ideologisasi, Transformasi, dan Resiliensi Gerakan Koperasi Kredit Indonesia Menuju 2070" ini diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari pengurus, pengawas, manajemen, dan delegasi dari 34 Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) dari seluruh Indonesia. Selain RAT, kegiatan juga dirangkaikan dengan Open Forum, Seminar Nasional, Wisata Edukatif, Pameran Hasil Usaha Anggota, dan Festival Budaya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Timur Linus Lusi, Ketua Pengurus INKOPDIT Wara Sabon Dominikus, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman, para penasihat INKOPDIT Robby Tulus dan Untung Tri Basuki, S.H., serta jajaran pengurus dan pengawas INKOPDIT.

Mewakili Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Krisdianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada gerakan koperasi kredit Indonesia yang selama puluhan tahun telah menjadi salah satu pilar penting penguatan ekonomi rakyat.

Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB
Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB

Menurutnya, koperasi kredit terbukti mampu membangun kemandirian anggota melalui sistem keuangan berbasis gotong royong yang sehat dan berkelanjutan.

“Bapak Menteri Koperasi sebenarnya sangat ingin hadir bersama seluruh insan koperasi kredit Indonesia. Beliau bahkan secara khusus menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan gerakan koperasi kredit yang selama ini telah menunjukkan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi masyarakat,” ujar Krisdianto.

Ia mengungkapkan bahwa Menteri Koperasi memiliki kesan yang sangat positif terhadap perkembangan koperasi di Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan berbagai kunjungan kerja yang dilakukan, NTT dinilai sebagai salah satu provinsi dengan perkembangan koperasi terbaik di Indonesia.

Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB
Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB

“Beliau berkali-kali menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan koperasi di NTT. Ini menunjukkan bahwa gerakan koperasi yang dibangun dengan tata kelola yang baik dan semangat pemberdayaan mampu menjadi kekuatan ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam forum tersebut, Krisdianto juga menyoroti hubungan erat antara LPDB Koperasi dan gerakan koperasi kredit nasional. Selama hampir dua dekade, LPDB Koperasi telah menyalurkan pembiayaan kepada puluhan koperasi kredit di berbagai daerah sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat permodalan dan kapasitas usaha koperasi.

Menurutnya, keberhasilan koperasi kredit Indonesia tidak hanya diukur dari besarnya aset dan pertumbuhan usaha, tetapi juga dari kemampuannya menjaga jati diri, nilai, serta prinsip-prinsip koperasi yang berorientasi pada kesejahteraan anggota.

Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB
Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB

“Koperasi kredit harus terus menjadi rumah bagi masyarakat untuk bertumbuh bersama. Di tengah perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, koperasi harus mampu bertransformasi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang menjadi kekuatannya selama ini,” tegas Krisdianto.

Ia juga mengajak seluruh gerakan koperasi kredit untuk mengambil bagian dalam agenda besar pembangunan koperasi nasional, termasuk mendukung penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini menjadi salah satu program strategis pemerintah.

Menurut Krisdianto, pengalaman panjang koperasi kredit dalam membangun pendidikan anggota, tata kelola kelembagaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan modal penting yang dapat dibagikan kepada koperasi-koperasi baru di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Ketua Pengurus INKOPDIT, Wara Sabon Dominikus, mengingatkan seluruh gerakan koperasi kredit Indonesia agar tetap menjaga ideologi dan jati diri koperasi di tengah berbagai tantangan zaman. Ia menilai gerakan koperasi kredit perlu terus melakukan re-ideologisasi, transformasi, dan penguatan resiliensi agar mampu bertahan hingga satu abad ke depan.

Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB
Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB

“Gerakan koperasi kredit Indonesia harus kembali meneguhkan nilai dasar koperasi, memperkuat transformasi berbasis teknologi dan kebutuhan anggota, serta membangun daya tahan yang kuat menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa depan,” ujarnya.

Wara Sabon Dominikus menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari keluarga besar gerakan koperasi Indonesia yang harus didukung bersama oleh seluruh elemen perkoperasian.

"Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukanlah pesaing, melainkan bagian dari keluarga besar gerakan koperasi Indonesia. Kesuksesan KDKMP adalah kesuksesan koperasi Indonesia, dan sebaliknya. Karena itu, INKOPDIT mendukung penuh penguatan KDKMP, terutama melalui pendidikan perkoperasian, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta transfer pengalaman tata kelola yang telah dimiliki gerakan koperasi kredit selama puluhan tahun," ujar Wara Sabon Dominikus.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Labuan Bajo sebagai lokasi penyelenggaraan RAT INKOPDIT Tahun Buku 2025. Menurutnya, kehadiran ribuan insan koperasi dari berbagai daerah menjadi kehormatan sekaligus membawa dampak positif bagi daerah.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Manggarai Barat, kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh peserta. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan kehormatan bagi kami dan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah serta memperkuat ekonomi lokal,” katanya.

Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB
Dirut LPDB Krisdianto apresiasi kontribusi koperasi kredit bagi ekonomi rakyat dalam RAT INKOPDIT di Labuan Bajo, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. LPDB

RAT INKOPDIT Tahun Buku 2025 menjadi momentum penting bagi gerakan koperasi kredit Indonesia untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperkokoh tata kelola kelembagaan, serta merumuskan langkah strategis dalam menghadapi dinamika ekonomi nasional dan global.

Melalui forum ini, sinergi antara pemerintah, LPDB Koperasi, INKOPDIT, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.

Buka sumber asli