News Berita

Stasiun MRT Monas Rampung Akhir 2027, Bakal Tersambung dengan Gambir

MRT Jakarta menyatakan proyek koneksi antarstasiun dimulai setelah revitalisasi Stasiun Gambir dan pembangunan Stasiun MRT Monas selesai. #bisnisupdate #update #bisnis #text

Stasiun MRT Monas Rampung Akhir 2027, Bakal Tersambung dengan Gambir
Progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Kawasan Monas, Selasa (26/8/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Kawasan Monas, Selasa (26/8/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) tengah menyiapkan rencana koneksi antara Stasiun MRT Monas dan Stasiun Gambir. Koneksi ini diharapkan dapat memperkuat integrasi transportasi publik di Jakarta.

“Kami juga sudah bertemu dengan pihak manajemen KAI untuk menyiapkan atau membuat sebuah perencanaan yang mengkoneksikan [Gambir] dari Stasiun Monas," ujar Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Weni Maulina, di Site Stasiun Monas MRT Jakarta Fase 2A pada Rabu (22/7).

Weni menyatakan rencana integrasi Stasiun MRT Monas di sisi barat dengan Stasiun Gambir di bagian timur akan memudahkan perpindahan penumpang antarmoda.

Desain pengembangan Stasiun Gambir sebagai simpul transportasi terpadu yang menghubungkan kereta api jarak jauh, Commuter Line (KRL), MRT Jakarta, hingga kawasan Monas. Foto: Dok. KAI
Desain pengembangan Stasiun Gambir sebagai simpul transportasi terpadu yang menghubungkan kereta api jarak jauh, Commuter Line (KRL), MRT Jakarta, hingga kawasan Monas. Foto: Dok. KAI

Sejauh ini desain koneksi masih dalam tahap pengembangan dan pembahasan bersama KAI. Weni menyebut proyek koneksi itu baru dimulai setelah revitalisasi Stasiun Gambir dan pembangunan Stasiun MRT Monas selesai.

Meski demikian, Weni belum dapat memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangun koneksi tersebut.

“Kalau bangunan bawah tanah memang pasti membutuhkan waktu untuk membangunnya,” ucap Weni.

Stasiun Monas Jadi Ikon Baru MRT

Stasiun Monas bukan hanya menjadi salah satu stasiun baru dalam jaringan MRT Jakarta, tetapi juga dirancang sebagai stasiun ikonik yang menyatu dengan kawasan bersejarah Monumen Nasional.

Stasiun ini dibangun dengan panjang sekitar 220 meter dan lokasi peron berada pada kedalaman 15-18 meter di bawah tanah.

Salah satu keunikan utama Stasiun MRT Monas adalah keberadaan koridor bawah tanah yang cukup panjang. Koridor ini tidak hanya berfungsi untuk jalur mobilitas penumpang, tetapi juga sebagai ruang publik. Area itu bisa dimanfaatkan untuk artwork, edukasi, atau pameran edukasi lainnya.

Progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Kawasan Monas, Selasa (26/8/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Kawasan Monas, Selasa (26/8/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Bangunan-bangunan di atas permukaan Stasiun Monas pun tidak dibuat tinggi. MRT Jakarta menerapkan konsep sunken, yaitu pintu masuk yang dibuat menurun langsung ke area bawah tanah.

Selain itu fasilitas seperti cooling tower, ventilation tower juga dibuat semi-sunken sehingga cukup rendah dan tidak mengganggu estetika kawasan Monas.

Weni menegaskan target penyelesaian proyek paket CP 201 yang mencakup Stasiun Monas tetap sesuai jadwal.

“InsyaAllah kita selesaikan di akhir tahun 2027 dan sudah beroperasi di akhir 2027,” tutup Weni.

Buka sumber asli