Sekjen NATO Bela Serangan AS ke Iran: Benar-benar Diperlukan
Sekjen NATO Bela Serangan AS ke Iran: Benar-benar Diperlukan #newsupdate #news #update #text

Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte membela serangan terbaru Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Selasa (7/7). Menurutnya, aksi militer Washington "benar-benar diperlukan" setelah Teheran disebut melanggar kesepakatan gencatan senjata.
Pernyataan itu disampaikan Rutte menjelang dimulainya KTT NATO di Ankara, Turki, Rabu (8/7), ketika para pemimpin negara anggota berkumpul membahas keamanan kawasan hingga komitmen AS terhadap aliansi tersebut.
"Ketika ada gencatan senjata dan Iran pada dasarnya melanggarnya, saya pikir sangat penting bagi Amerika Serikat untuk merespons dengan tegas," kata Rutte, dilansir Reuters.

Komentar itu muncul sehari setelah militer AS melancarkan gelombang serangan baru ke Iran, bertepatan saat prosesi pemakaman mendiang pemimping tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Pemerintahan Presiden Donald Trump juga mencabut izin yang memungkinkan Teheran menjual minyak, menyusul serangan terhadap tiga kapal tanker di Selat Hormuz yang memperburuk situasi gencatan senjata.
Adapun media Iran menyebut sumber-sumber di internal menyebut serangan ke kapal tanker itu dilakukan karena mereka melanggar peraturan jalur pelayaran yang Iran tetapkan.

Komitmen AS pada NATO
Rutte juga menegaskan tidak ada keraguan mengenai komitmen AS terhadap NATO.
"Tidak ada keraguan sedikit pun mengenai komitmen penuh Amerika Serikat terhadap NATO," ujar eks PM Belanda ini.
Namun, Rutte juga mengingatkan negara-negara Eropa dan Kanada harus meningkatkan belanja pertahanan agar seimbang dengan AS, sebagaimana selama ini dituntut Trump.
"Ada harapan bahwa negara-negara Eropa dan Kanada akan menyetarakan belanja pertahanan mereka dengan AS. Menurut saya itu sepenuhnya adil," kata Rutte.
Ia menilai peningkatan belanja pertahanan tersebut menjadi kemenangan bagi NATO sekaligus kerugian bagi Rusia.
"Kabar baiknya, inilah kemenangan besar hari ini. Ini adalah kekalahan bagi Putin dan kemenangan bagi Presiden Trump karena negara-negara Eropa dan Kanada melakukan hal tersebut," ujar Rutte.
Sementara itu, para pemimpin Eropa dalam KTT NATO berupaya meyakinkan Trump agar kembali menegaskan komitmen Washington terhadap aliansi, setelah hubungan dengan sejumlah sekutu memanas akibat perang Iran dan perselisihan mengenai Greenland.