Scaloni Santai Soal Performa Argentina: Yang Penting Sudah di Semifinal
Meski melaju ke semifinal, perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 tidak sepenuhnya mulus. #kumparanBOLA

Meski melaju ke semifinal, perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 tidak sepenuhnya mulus. Juara bertahan itu harus bekerja keras di setiap fase gugur sebelum melawan Inggris Kamis (16/7) dini hari nanti.
Argentina membutuhkan perpanjangan waktu untuk mengalahkan Cape Verde pada babak 32 besar, kemudian menang dramatis 3-2 atas Mesir di babak 16 besar. Pada perempat final, Albiceleste kembali harus melalui extra time sebelum menyingkirkan Swiss yang bermain dengan 10 orang.
Namun, kondisi tersebut tidak membuat Scaloni khawatir.
"Kalau satu setengah bulan lalu ada yang menawarkan kami lolos ke semifinal, tentu saya akan menerimanya. Jadi saya tidak peduli bagaimana kami bisa sampai di sini," kata pelatih yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 itu, seperti dilansir FIFA.
"Saya tidak punya alasan menyalahkan para pemain. Entah mereka lelah atau tidak, itu bukan masalah. Ini adalah semifinal Piala Dunia."
Argentina dan Inggris memiliki sejarah panjang dalam Piala Dunia. Salah satu pertemuan paling ikonik terjadi pada perempat final Piala Dunia 1986, ketika Diego Maradona mencetak gol kontroversial "Hand of God" sebelum menambah satu gol spektakuler yang membawa Argentina menang 2-1.

Semifinal kali ini juga menjadi pertemuan pertama Lionel Messi dengan Inggris di ajang Piala Dunia. Kapten Argentina itu tampil impresif sepanjang turnamen dengan mengoleksi delapan gol, jumlah yang sama dengan penyerang Prancis Kylian Mbappe sebagai pencetak gol terbanyak sementara.
Waspadai Harry Kane dan Jude Bellingham
Menghadapi Inggris, Scaloni mengaku telah menyiapkan strategi khusus untuk meredam dua pemain paling berbahaya milik The Three Lions, Harry Kane dan Jude Bellingham.
Keduanya sama-sama telah mencetak enam gol sepanjang turnamen dan menjadi motor permainan Inggris.
"Mereka adalah dua pemain hebat, termasuk yang terbaik di dunia. Pelatih mana pun pasti ingin memiliki pemain seperti mereka," ujar Scaloni.