PSI Jawab Tudingan Rekrut Kader PDIP
PSI Jawab Tudingan Rekrut Kader PDIP #newsupdate #update #news #text

Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ratu Isyana Bagoes Oka merespons tudingan Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus yang menyebut PSI tengah berupaya membujuk kader-kader PDIP untuk bergabung.
Isyana menegaskan fokus utama PSI saat ini membangun dan memperkuat struktur partai.
“Kalau saat ini, PSI tengah fokus untuk membentuk struktur,” ucapnya di DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (16/6).
Menurut Isyana, pembentukan struktur menjadi prioritas karena PSI harus mempersiapkan diri menghadapi berbagai tahapan verifikasi.
“Pembentukan struktur karena bagaimanapun juga seperti yang diketahui aturan dari yang ada adalah bagaimanapun kita harus bisa mengikuti verifikasi faktual, verifikasi administrasi dan verifikasi faktual,” ungkapnya.
Karena itu, kata dia, seluruh energi dan perhatian partai saat ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan persyaratan administratif yang diperlukan.
“Saat ini yang difokuskan adalah itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus mengaku terus memantau gerakan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang disebut membujuk kader-kader partainya untuk bergabung. Meski demikian, ia menegaskan tidak merasa khawatir.
Deddy mengatakan partainya mencermati berbagai manuver PSI di daerah, mulai dari pendekatan kepada anggota legislatif, kepala daerah, hingga pengurus dan kader partai.
Hal itu disampaikan Deddy saat menanggapi rencana PSI yang disebut akan menempatkan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) sebagai Ketua Dewan Pembina partai.
“Memangnya dari dulu dia tidak di PSI, kan anaknya (Kaesang Pangarep) sudah Ketua Umum dan sebelum itu dia membesarkan PSI dengan merekrut orang-orangnya di pemerintahan dan BUMN,” kata Deddy dalam keterangannya, Selasa (16/6).
Terkait kemungkinan bergabungnya Jokowi ke dalam struktur PSI dan dampaknya terhadap kekuatan politik PDIP, Deddy menilai hal itu masih terlalu dini untuk disimpulkan.
“Apakah akan berdampak pada PDI Perjuangan? Kita lihat saja nanti karena pemilu masih jauh. Kami terus mengawasi gerakan mereka yang terus menerus berusaha membujuk kader-kader PDIP untuk masuk PSI di berbagai daerah, baik anggota dewan, kepala daerah, hingga pengurus partai dan kader,” ungkapnya.
Deddy bahkan mengaku menerima informasi mengenai adanya tawaran bantuan material kepada sejumlah kader yang diajak bergabung ke PSI. Namun ia mengaku belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Menurut info yang saya dengar, bahkan rata-rata ditawari bantuan material yang lumayan. Tidak tahu kebenarannya. Terus terang kami tidak takut,” tutur Deddy.