Pram Hadiri Pengukuhan IKKB: Dorong Kolaborasi DKI-Kalbar, Bicara Capaian Kerja
Pram Hadiri Pengukuhan IKKB: Dorong Kolaborasi DKI-Kalbar, Bicara Capaian Kerja. #newsupdate #update #news #text

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri pengukuhan kepengurusan Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (IKKB) periode 2026-2030 yang dirangkaikan dengan silaturahmi warga Kalbar se-Jabodetabek di Hotel Tavia Heritage, Jakarta Pusat, Minggu (3/5).
Acara tersebut turut dihadiri Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, Ketua Dewan Pembina IKKB sekaligus Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), serta Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan.
Janji Bantu Pembangunan Gedung
Dalam sambutannya, Pramono menyatakan komitmennya untuk mendukung IKKB, termasuk rencana pembangunan gedung melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Bang OSO minta saya nyediain lahan, dia yang bangun gedungnya untuk IKKB. Saya bilang Bang OSO yang nyiapin lahan, saya yang bangun gedungnya. Saya akan bantu untuk bangun gedungnya,” ujar Pramono.
Ia juga menyinggung peran Kalimantan Barat bagi Indonesia, khususnya dari sisi kontribusi sumber daya alam.
“Kenapa saya lakukan ini Saudara-Saudara sekalian? Saya tahu bahwa Kalimantan Barat ini mempunyai peran yang sangat signifikan bagi bangsa ini secara umum. Karena banyak sekali sumber daya alam yang mengalir ke pusat.
Mudah-mudahan ke depan APBD dan PAD-nya bisa meningkat,” katanya.

OSO Soroti Pentingnya Kolaborasi
Menanggapi hal tersebut, Oesman Sapta Odang (OSO) membenarkan adanya rencana pembangunan gedung dan menekankan pentingnya kolaborasi antar pemerintah daerah.
“Itu idenya Pak Gubernur (Kalbar) apa, Pak Gubernur DKI ya. Dia mengatakan bahwa kegiatan ini sudah pantas dihargai dan dia merasa yang paling lengkap dalam pertemuan di DKI ini adalah ini malam yang dia lihat ya,” kata OSO.
“IKKB cari lahan atau Gubernur DKI cari lahan sama aja. Yang penting kolaborasi antara Gubernur Kalbar dengan Gubernur DKI. Dan itu bagus sekali ya,” lanjutnya.
Paparkan Capaian Jakarta
Dalam kesempatan itu, Pramono memaparkan capaian kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia menyebut posisi Jakarta dalam peringkat kota global dunia mengalami peningkatan.
“DKI Jakarta adalah waktu satu tahun lebih dua bulan kepemimpinan saya, dulu ranking kota global dunia nomor 74 dari 156, sekarang sudah naik nomor 71 dari 156,” ujarnya.
Ia juga menyebut Jakarta kini menjadi salah satu kota paling aman di Asia.
“Yang kedua, Jakarta menjadi kota teraman nomor dua di Asia, yang sebelumnya tidak pernah terjadi,” kata Pramono.
Menurutnya, peningkatan tersebut tidak lepas dari upaya menghadirkan ruang publik yang inklusif dan mencerminkan keberagaman.
“Bahwa keberagaman sebenarnya warga Kalimantan Barat sudah memberikan contoh dari waktu ke waktu,” ucapnya.
Singgung Keberlanjutan Program
Pramono juga menyoroti pentingnya kesinambungan program antar pemimpin.
“Salah satu kelemahan bangsa ini adalah ego pemimpinnya kebesaran. Begitu jadi pemimpin enggak mau melanjutkan apa yang belum selesai dari pemimpin-pemimpin sebelumnya. Ini yang harus diselesaikan,” ujarnya.
Ia mencontohkan sejumlah proyek yang tengah diselesaikan, seperti penataan kawasan Rasuna Said, penyelesaian persoalan RS Sumber Waras, hingga pengembangan akses menuju Jakarta International Stadium (JIS).
Tekankan Sinergi ke Depan
Di akhir sambutannya, Pramono menegaskan keterbukaan Pemprov DKI Jakarta untuk bersinergi dengan IKKB.
“Saya membuka diri untuk itu. Bukan karena apa-apa, terutama karena Bang OSO dan Bapak Maman,” katanya.
Sementara itu, OSO menyebut pengukuhan pengurus IKKB menjadi momentum memperkuat kebersamaan warga Kalimantan Barat di perantauan.
“Ini hari adalah pelantikan dari keluarga besar Kalimantan Barat se-Jawa ya. Alhamdulillah tokoh-tokoh Kalbar ini hari berkumpul semuanya,” ujarnya.