News Berita

Prabowo Pertanyakan Patriotisme Pihak yang Ramal RI Kolaps: Nyatanya Makin Kuat

Prabowo Pertanyakan Patriotisme Pihak yang Ramal RI Kolaps: Nyatanya Makin Kuat #newsupdate #update #news #text

Prabowo Pertanyakan Patriotisme Pihak yang Ramal RI Kolaps: Nyatanya Makin Kuat
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto menanggapi prediksi sejumlah pihak yang menyebut Indonesia akan mengalami kolaps. Menurutnya, prediksi tersebut tidak terbukti dan kondisi Indonesia justru semakin kuat.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7).

"Bulan ini akan kolaps, bulan ini akan kolaps, bulan ini akan kolaps... Ternyata semakin hari semakin kuat. Makin hari semakin kuat," kata Prabowo.

Dia pun meragukan patriotisme pihak yang meragukan kemajuan Indonesia.

"Saya tidak paham benar-benar. Selalu meramalkan colaps, yang... yang gak bagus gitu loh, ya kan? Jadi sebetulnya itu bukan ramalan, menurut saya itu doa dia. Doa dia bahwa Indonesia kolaps, doa dia bahwa Indonesia terus miskin. Sehingga saya benar-benar meragukan di mana patriotisme dia. Di mana cinta tanah air dia," katanya.

Prabowo turut mengapresiasi jajaran Kabinet Merah Putih yang dinilainya telah bekerja keras dan mampu menunjukkan inisiatif dalam menjalankan program-program pemerintah.

"Saya terima kasih kepada seluruh anggota kabinet. Sebagian dari saudara-saudara bekerja tanpa diawasi, karena saya konsentrasi kepada hal-hal penting dalam dua tahun ini, tapi saya lihat saudara-saudara berinisiatif. Seluruh kementerian masing-masing bekerja dan bersama-sama kita telah mencapai prestasi-prestasi yang menurut saya cukup membanggakan," katanya.

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Prabowo menilai capaian pemerintah sejauh ini tergolong baik, meski masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

"Mungkin sedikit pemerintahan di dunia mencapai apa yang kita capai. Masalahnya masih lebih banyak, cita-cita kita lebih besar, pekerjaan kita masih banyak, perjalanan perjuangan kita masih jauh. Tapi kita sudah melihat sekarang apa yang kita sudah capai," ujarnya.

Di tengah situasi global yang masih diwarnai konflik dan kekhawatiran terhadap masalah pangan, Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan.

"Dunia sedang perang, banyak negara termasuk risau dan panik masalah pangan, kita sudah duluan swasembada pangan," katanya.

Prabowo juga memaparkan sejumlah capaian pemerintah yang menurutnya akan menjadi catatan dalam sejarah Indonesia. Salah satunya, kata dia, swasembada pada delapan komoditas pangan.

"Prestasi kita nanti sejarah akan mencatat. Tadi saya sudah sebut, kita sudah swasembada pangan, 8 komoditas pangan," tandas dia.

Buka sumber asli