Polisi Tetapkan Ibu Tiri Penganiaya Bocah di Batam Jadi Tersangka
Polisi Tetapkan Ibu Tiri Penganiaya Bocah di Batam Jadi Tersangka #newsupdate #update #news #text

Polisi menetapkan wanita berinisial VJ sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap anak perempuan berusia 9 tahun di Kecamatan Batu Aji, Batam, Sabtu (20/6). VJ adalah ibu tiri dari korban, ia tega menganiaya gadis kecil itu hingga mengalami luka lebam di wajahnya.
"Sudah ditetapkan tersangka, ibu sambung korban berinisial VJ," kata Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, saat dikonfirmasi melalui sambugan telepon, Minggu (21/6).
Husnul mengatakan penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan ayah kandung korban. Untuk sementara, ayah korban masih berstatus saksi dan telah diperbolehkan pulang.
"Keterlibatan ayah korban masih kami dalami. Saat ini statusnya masih sebagai saksi," kata Husnul.
Korban Mulai Membaik
Ketua Umum KOMANDO Batam, Feriandi Tarigan, mengatakan kondisi korban saat ini mulai membaik. Pembengkakan pada mata sebelah kanan berangsur pulih dan korban sudah dapat melihat dengan normal.
"Kondisinya sudah lebih baik. Mata kanan yang sebelumnya bengkak sudah membaik dan sudah bisa melihat," kata Feriandi.
Menurut dia, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah menjenguk korban yang masih menjalani perawatan di RSUD Embung Fatimah.
Namun hingga kini, belum ada keluarga yang datang untuk mendampingi korban secara langsung.
"Hingga hari ini belum ada yang menjenguk. Pamannya yang berada di Tanjung Uban katanya mau datang, tapi sampai sekarang belum datang. Baik dari pihak bapak maupun dari pihak ibunya," ujarnya.
Ibu Kandung Kerja di Malaysia
Feriandi mengatakan ibu kandung korban saat ini berada di Malaysia. Pihaknya baru berhasil menghubungi perempuan tersebut pada Sabtu malam setelah memperoleh nomor teleponnya.
Menurut dia, ibu kandung korban mengaku sedang mengurus sejumlah dokumen dan berupaya segera kembali ke Batam.
"Ibu kandungnya sekarang di Malaysia. Baru tadi malam kami dapat menghubunginya. Dia bilang sedang mengurus berkas dan diusahakan segera pulang," kata Feriandi.
Ayah kandung korban sempat menjenguk anaknya pada Jumat dengan pengawalan polisi.
Kasus dugaan penganiayaan terhadap bocah tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polsek Sagulung.