News Berita

Polisi Rilis Foto DPO Pelaku Penganiayaan-Penyekapan Wanita di Bandung

Polisi Rilisi Foto DPO Pelaku Penganiaya-Penyekapan Wanita di Bandung #newsupdate #update #news #text

Polisi Rilis Foto DPO Pelaku Penganiayaan-Penyekapan Wanita di Bandung
DPO Taufik Hidayat, diduga pelaku penganiayaan berat dan penyekapan selama tiga tahun kekasihnya yang berinisial TH di wilayah Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.  Foto: Instagram/@purnomopolisibaik
DPO Taufik Hidayat, diduga pelaku penganiayaan berat dan penyekapan selama tiga tahun kekasihnya yang berinisial TH di wilayah Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Foto: Instagram/@purnomopolisibaik

Polda Jawa Barat masih memburu TF (30), pria yang diduga melakukan penganiayaan dan penyekapan terhadap wanita berinisial YTR (29) di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung. Korban diduga disekap selama tiga tahun oleh pria yang bukan suaminya tersebut.

DPO Taufik Hidayat, diduga pelaku penganiayaan berat dan penyekapan selama tiga tahun kekasihnya yang berinisial TH di wilayah Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.  Foto: Instagram/@purnomopolisibaik
DPO Taufik Hidayat, diduga pelaku penganiayaan berat dan penyekapan selama tiga tahun kekasihnya yang berinisial TH di wilayah Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Foto: Instagram/@purnomopolisibaik

Dalam unggahan akun Instagram @purnomopolisibaik, tampak polisi telah merilis foto dan identitas TF. Sumber kumparan di kepolisian menyebut pria tersebut bernama lengkap Taufik Hidayat dan merupakan warga Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Melalui unggahan itu, polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan TF agar segera melapor melalui hotline Polri 110.

Polda Jabar Buru Pelaku

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan penelusuran terhadap keberadaan pria yang diduga menyekap korban.

“Kami kepolisian sangat antusias sekali untuk mengungkap kasus ini. Kita masih lakukan proses penyelidikan. Dan kita masih mencari informasi keberadaan yang bersangkutan,” kata Hendra, Kamis (18/6).

Menurut Hendra, polisi telah bergerak ke sejumlah lokasi untuk mencari keberadaan terduga pelaku. Namun hingga kini, pria tersebut belum berhasil diamankan.

“Dan saat ini, beberapa titik yang bersangkutan ini selalu lepas dari pada tangkapan kita,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat bersabar dan memberi ruang kepada penyidik untuk menuntaskan kasus tersebut. Polisi, kata dia, berkomitmen mengungkap perkara ini secara profesional hingga pelaku berhasil ditangkap.

“Mohon kesabaran, doakan kami, dan polisi harus bisa segera mengungkap dan menangkap pelakunya,” kata Hendra.

Kasus ini terungkap setelah korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Polisi menyebut kondisi korban menunjukkan adanya dugaan kekerasan berat yang dialami dalam waktu lama.

“Salah satu mata ini sudah tidak bisa digunakan, yang satunya juga. Informasi dari kedokteran juga kemungkinan kecil bisa digunakan,” ujar Hendra.

Selain mengalami luka berat pada bagian kepala, wajah, kaki, dan tangan, korban juga diduga mengalami intimidasi serta penyiksaan selama berada bersama terduga pelaku. Polisi kini masih menelusuri rangkaian peristiwa yang dialami korban selama menghilang dari keluarganya.

Buka sumber asli