News Berita

Pimpinan DPR soal Fenomena Krisis Murid di Sekolah: Harus Evaluasi Menyeluruh

Pimpinan DPR soal Fenomena Krisis Murid di Sekolah: Harus Evaluasi Menyeluruh #newsupdate #update #news #text

Pimpinan DPR soal Fenomena Krisis Murid di Sekolah: Harus Evaluasi Menyeluruh
Ketua DPR RI Puan Maharani membuka Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI. Foto: Dok. DPR RI
Ketua DPR RI Puan Maharani membuka Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI. Foto: Dok. DPR RI

Ketua DPR Puan Maharani menanggapi sekolah yang sepi peminat di sejumlah wilayah, pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Ia menjelaskan, laporan terkait hal tersebut sudah diterima oleh Komisi X DPR dan meminta kementerian terkait, khususnya Kemendikdasmen untuk mengevaluasi problem itu.

“Nah, sekolah sepi peminat ini memang pertama di komisi kami juga, Komisi X itu juga beberapa waktu lalu mendapat laporan,” jelas Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7).

“Juga sudah dipertanyakan dan meminta kepada kementerian terkait untuk mengevaluasi hal tersebut,” lanjutnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dari fenomena itu. Di antaranya adalah jarak sekolah yang jauh dari tempat tinggal hingga kualitas sekolah.

“Apakah kemudian jaraknya memang cukup jauh dari tempat penduduk, ataukah kemudian kualitasnya, ataukah kemudian memang muridnya yang tidak ada, dan lain-lain sebagainya,” ujar Puan.

Dua orang tua menggandeng anaknya menuju ruang kelas pada hari pertama tahun ajaran baru di SD Negeri Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (13/7/2026).  Foto:  ANTARA FOTO/Hasrul Said
Dua orang tua menggandeng anaknya menuju ruang kelas pada hari pertama tahun ajaran baru di SD Negeri Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (13/7/2026). Foto: ANTARA FOTO/Hasrul Said

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Saan Mustopa mengungkapkan salah satu faktor krisis murid di sekolah. Menurutnya, saat ini banyak sekolah swasta yang juga menampung siswa.

“Memang ini fenomena sekolah negeri khususnya di sekolah dasar yang memang banyak yang bukan sepi peminat ya, memang banyak juga sekolah-sekolah swasta dan lain sebagainya yang ini tentu harus menjadi pertimbangan,” kata Saan.

Ia pun mengungkapkan Komisi X akan membahas fenomena ini secara khusus dengan pemerintah.

“Terutama dari kementerian terkait dan tadi Ibu Ketua sudah menyampaikan, Komisi X nanti akan membicarakannya secara khusus terkait dengan fenomena tersebut,” pungkasnya.

Buka sumber asli