Petaka KRL Green Line: Listrik Tersambar Petir, Jalur Kebanjiran
Petaka KRL Green Line: Listrik Tersambar Petir, Jalur Kebanjiran. #newsupdate #update #news #text

Gangguan operasional KRL terjadi di lintas Tanah Abang–Rangkasbitung pada Senin (4/5) sore hingga malam.
Penyebabnya adalah gangguan Listrik Aliran Atas (LAA) akibat sambaran petir serta genangan air di jalur rel.
Gangguan LAA akibat Sambaran Petir
KAI Commuter melaporkan gangguan LAA terjadi di antara Stasiun Jurangmangu–Pondok Ranji sekitar pukul 17.00 WIB.
"Terdapat gangguan operasional pada Listrik Aliran Atas di antara Stasiun Jurangmangu-Pondok Ranji dan masih dalam proses penanganan petugas," demikian keterangan KAI Commuter.
Gangguan tersebut menyebabkan perjalanan KRL belum dapat melintas dan harus menunggu kondisi aman.
Akibatnya, pola operasi KRL mengalami penyesuaian:
Perjalanan dari Rangkasbitung/Parung Panjang hanya sampai Stasiun Serpong
Perjalanan dari Tanah Abang hanya sampai Stasiun Kebayoran

Jalur Terendam Banjir
Selain gangguan LAA, genangan air juga terjadi di jalur antara Stasiun Kebayoran–Pondok Ranji akibat hujan deras.
"Terdapat genangan air imbas hujan deras di antara jalur Stasiun Kebayoran-Pondok Ranji," tulis KAI Commuter.
Kondisi ini sempat membuat perjalanan KRL tidak dapat melintas di lokasi tersebut.
Penumpang Menumpuk di Stasiun
Dampak gangguan membuat penumpang menumpuk di sejumlah stasiun, terutama di Stasiun Tanah Abang.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 19.39 WIB menunjukkan:
Penumpang memadati area stasiun
Sebagian duduk di lantai dan bersandar di tiang
Ada penumpang yang beristirahat di selasar karena menunggu lama
Operasional Berangsur Normal
KAI Commuter kemudian menyampaikan bahwa genangan air mulai surut dan jalur kembali dapat dilalui.
"Genangan air akibat hujan lebat di antara jalur Stasiun Kebayoran-Pondok Ranji saat ini mulai surut," tulis KAI Commuter.

Perbaikan LAA juga telah selesai dilakukan.
"Saat ini telah selesai perbaikan gangguan operasional pada Listrik Aliran Atas (LAA) di antara Stasiun Jurangmangu-Pondok Ranji," lanjutnya.
Perjalanan KRL sudah dapat melintas dengan kecepatan terbatas dan dalam proses penguraian kepadatan.
KAI Commuter mengimbau pengguna untuk mengikuti arahan petugas serta menyesuaikan rencana perjalanan.