News Berita

Pertumbuhan Sektor Riil Dinilai Bikin Kinerja Emiten Makin Solid

Staf Ahli dan Tim Asistensi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Raden Pardede, menegaskan sektor riil Indonesia masih baik. #bisnisupdate #update #bisnis #text

Pertumbuhan Sektor Riil Dinilai Bikin Kinerja Emiten Makin Solid
Ilustrasi pergerakan bursam saham di Bursa Efek Indonesia. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Ilustrasi pergerakan bursam saham di Bursa Efek Indonesia. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Staf Ahli dan Tim Asistensi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Raden Pardede, menilai pertumbuhan sektor riil yang tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global jadi modal penting bagi penguatan emiten di pasar modal Tanah Air.

Raden mengatakan aktivitas penawaran umum perdana saham pada 2026 mencerminkan sektor riil nasional masih mampu bertahan dan terus berkembang di tengah tantangan global.

"Di tengah dinamika ekonomi global tahun 2026 yang penuh dengan ketidakpastian, IPO ini menjadi bukti nyata bahwa sektor riil di Indonesia tetap bisa adaptif dan tangguh dan punya potensi untuk terus bergerak maju,” ujar Raden di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (7/7).

Dia mengatakan perekonomian RI juga masih menunjukkan ketahanan yang baik. Pada kuartal I 2026, ekonomi nasional tumbuh 5,61 persen, sementara industri makanan dan minuman tetap menjadi kontributor terbesar sektor manufaktur dengan porsi 7,31 persen, meningkat dibandingkan 7,2 persen pada 2025.

Raden melanjutkan, industri makanan pada kuartal I 2026 tumbuh 7,04 persen, didorong oleh meningkatnya permintaan selama hari besar keagamaan nasional.

Ekonom Senior, Raden Pardede di Hotel Mulia, Selasa (21/5/2024). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Ekonom Senior, Raden Pardede di Hotel Mulia, Selasa (21/5/2024). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Dari sisi investasi, Penanaman Modal Asing (PMA) di sektor makanan mencapai Rp 10,48 triliun, sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 16,34 triliun.

"Jadi kalau kita lihat penanaman modal di tahun 2026 ini Rp 26,82 triliun di sektor makanan,” ujar Raden.

Raden menekankan pemerintah perlu menjaga daya beli masyarakat dan iklim investasi agar pertumbuhan sektor riil tetap terjaga di tengah berbagai tantangan ekonomi global.

Raden menilai pertumbuhan sektor riil yang berkelanjutan bakal memperkuat fundamental perusahaan-perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Sehingga memberikan manfaat bagi investor.

"Ketika sektor riil bertumbuh pesat maka emiten-emiten di bursa akan semakin solid yang pada akhirnya memberikan return terbaik bagi investor,” tutur Raden.

Buka sumber asli