Pengabdian Briptu Petrus, Wafat saat Bertugas di Papua Akibat Malaria
Pengabdian Briptu Petrus, Wafat saat Bertugas di Papua Akibat Malaria #newsupdate #update #news #text

Kabar duka datang dari jajaran Satgas Operasi Damai Cartenz milik Polri. Salah satu anggota mereka, Briptu Petrus Febrian Batmanlusi, wafat di medan operasi akibat penyakit malaria tertiana.
"Almarhum meninggal dunia setelah mengalami penurunan kesadaran mendadak, yang berkaitan dengan riwayat sakit malaria tertiana yang sebelumnya sempat ditangani," kata Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Pol Faizal Ramadhani, dikutip dari akun instagram resmi Operasi Damai Cartenz Polri, Minggu (3/5).
Faizal menjelaskan, tim kesehatan yang ada di lapangan sudah berupaya untuk menangani kondisi Petrus. Namun, nasib berkehendak lain.
"Tim kesehatan telah memberikan penanganan maksimal, mulai dari tindakan awal di pos hingga rujukan dan upaya resusitasi intensif di rumah sakit," kata Faizal.
Atas pengabdian dan dedikasinya, Faizal menyampaikan terima kasih kepada anggotanya itu.
"Terima kasih atas dedikasimu, sampai berjumpa kembali Petrus," tutup Faizal.
Malaria tertiana adalah salah satu penyakit malaria yang ditandai dengan pola demam setiap 3 hari sekali (±48 jam). Istilah “tertiana” sendiri berasal dari pola siklus demam tersebut.
Gejalanya; Demam tinggi yang muncul setiap 48 jam, menggigil hebat sebelum demam, berkeringat saat demam turun, sakit kepala, lemas dan nyeri otot.