Penampakan Kaus Andrie Yunus Hancur Terkena Air Keras
Penampakan Kaus Andrie Yunus Hancur Terkena Air Keras #newsupdate #update #news #text

Oditur militer menampilkan sejumlah barang milik Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang rusak akibat peristiwa penyiraman air keras di Pengadilan Militer II-08, Rabu (6/5).
Mulanya, majelis hakim meminta kepada oditur untuk memperlihatkan barang bukti yang berkaitan dengan keterangan yang disampaikan para saksi.
Setelahnya, oditur lalu mengeluarkan sejumlah barang milik Andrie yang kondisinya telah rusak. Awalnya dikeluarkan kacamata Andrie yang patah.
Lalu, oditur mengeluarkan kaus putih milik Andrie yang kondisinya sudah hancur.
"Satu buah kaus milik saudara Andrie Yunus. Kausnya sudah hancur," kata oditur.

Kemudian, oditur juga menampilkan kemeja hitam yang juga milik Andrie Yunus yang sudah bolong. Oditur turut menampilkan helm, celana, hingga sepatu yang dikenakan Andrie saat peristiwa penyiraman.
Tak hanya itu, oditur juga menampilkan sebuah tumbler yang digunakan pelaku untuk menampung air keras sebelum disiram ke Andrie.

Hakim mempertanyakan penggunaan tumbler sebagai wadah cairan yang digunakan dalam aksi tersebut.
“Ini tumbler siapa?” tanya hakim.
“Siap, punya kami,” jawab para terdakwa.
Hakim kemudian menanyakan pelaku yang melakukan penyiraman.
“Yang nyiram siapa?”
“Saya,” jawab Serda Edi Sudarko.
Hakim menilai penggunaan tumbler dengan mulut lebar justru berisiko membuat cairan menyiprat, termasuk ke pelaku sendiri.
“Kalau ini dibuka kan lubang airnya gede, ya nyiprat lah. Kayak gelas gitu aja,” kata hakim.
Sementara Terdakwa II, Lettu Budhi Hariyanto Widhi, mengaku menggunakan tumbler karena tidak ada wadah lain yang tersedia saat itu.
“Yang ada hanya itu (di mes),” ujar Lettu Budhi.
Dalam kasus ini, Serda Edi didakwa melakukan penyiraman air keras kepada Andrie Yunus bersama-sama dengan Lettu Budhi Hariyanto Widhi, Kapten Nandala Dwi Prasetyo, dan Lettu Sami Lakka.