Pemerintah Target Indonesia Jadi Penghasil Ikan Terbesar di Dunia
Pemerintah Target Indonesia Jadi Penghasil Ikan Terbesar di Dunia #newsupdate #update #news #text

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menargetkan Indonesia menjadi penghasil ikan terbesar di dunia sebagai bagian dari program swasembada pangan yang kini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan protein.
Target tersebut akan ditempuh melalui penguatan sektor perikanan tangkap, budidaya, hingga pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.
"Jadi intinya, tahun ini fokus kepada kita tidak hanya swasembada, kita ingin menjadi penghasil ikan terbesar di dunia. Ya, apa bisa? Ya bisa kalau kita sungguh-sungguh," kata Zulhas usai Rakornas KKP di Jakarta, Kamis (2/7).
Zulhas mengatakan pemerintah telah berhasil mencapai target swasembada karbohidrat pada 2025 melalui peningkatan produksi beras dan jagung. Memasuki 2026, fokus pemerintah beralih ke sektor protein, terutama ikan.
"Tahun pertama, 2025, sudah tercapai karbohidrat. Karbohidrat itu beras dan jagung. Tahun ini fokusnya adalah protein, ikan. Baik ikan tangkap dari laut maupun budidaya," kata dia.

Menurut Zulkifli, salah satu strategi untuk mencapai target tersebut adalah membangun Kampung Nelayan Merah Putih sebagai pusat kegiatan ekonomi nelayan. Program itu dirancang untuk meningkatkan posisi tawar nelayan yang selama ini lemah karena hasil tangkapan harus segera dijual sebelum kualitas ikan menurun.
"Nah, ini yang dibereskan oleh, perintah Bapak Presiden, dibikinlah Kampung Nelayan Merah Putih. Di mana nelayan berkumpul, dibangun kampung nelayan. Di situ dibikin balai lelang, dibikin cold storage, dibikin pabrik es. Jadi bisa disimpan kalau harganya murah," ujar Zulhas.
"Kalau masih murah juga, koperasi Merah Putih yang beli untuk disuplai ke SPPG," lanjutnya.
Ia mengakui pelaksanaan program tersebut membutuhkan waktu dan dukungan dari berbagai pihak.
"Jadi dengan dukungan semua pihak, apalagi DPR, Ibu Ketua juga mendukung penuh program kebijakan Presiden untuk swasembada, insya Allah tidak hanya swasembada, bahkan kita akan menjadi eksportir besar di dunia," tegas Zulhas.