Mobil Hybrid Bekas Kian Dilirik, Innova Zenix Jadi Buruan
Pedagang mobil bekas di WTC Mangga Dua mengatakan salah satu model hybrid yang paling banyak dicari saat ini adalah Toyota Innova Zenix Hybrid. #kumparanOTO

Kenaikan harga BBM solar non subsidi mulai berdampak ke pasar mobil bekas. Tak hanya membuat konsumen beralih ke mobil bensin, sejumlah model hybrid juga mulai ramai diburu karena dianggap lebih hemat untuk penggunaan harian.
Penggawa lapak di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Peter, mengatakan salah satu model hybrid yang paling banyak dicari saat ini adalah Toyota Innova Zenix Hybrid. Model tersebut dinilai cocok untuk kebutuhan keluarga sekaligus menawarkan efisiensi bahan bakar lebih baik dibanding diesel.

“Saat ini Toyota Innova Hybrid, kalau bicara tipe itu tahun 2023 harganya Rp 440 jutaan,” buka Peter kepada kumparan, Jumat (8/5/2026).
Untuk konsumen dengan bujet lebih rendah, pilihan tipe lain juga masih tersedia di pasar mobil bekas. Selisih harga biasanya dipengaruhi tipe dan kondisi kendaraan.
“Kalau di bawah itu lebih murah ambil Toyota Innova Zenix Hybrid tipe G tahun 2023. Kisaran harganya mungkin sekitar Rp 375 juta sampai Rp 380 jutaan tergantung kondisi,” kata Peter.

Ia menambahkan, unit tahun lebih lama juga mulai banyak dicari karena harganya semakin kompetitif. Perbedaannya disebut hanya sekitar Rp 10 jutaan dibanding model tahun di atasnya.
“Atau di tipe yang sama Zenix Hybrid tipe G tahunnya 2022 itu beda Rp 10 jutaan. Jadi sekitar Rp 365 juta sampai Rp 370 jutaan,” ucapnya.
Selain Innova Zenix, pasar SUV hybrid dua baris juga masih cukup bergerak. Salah satu model yang disebut masih diminati ialah Toyota Corolla Cross Hybrid.

“Kalau mau yang dua baris bisa pilih Toyota Corolla Cross Hybrid. Tahun 2021 itu harganya Rp 260 juta sampai Rp 280 jutaan,” jelas Peter.
Menurutnya, harga model tersebut cukup variatif tergantung usia kendaraan. Untuk unit lebih muda, banderolnya masih berada di kisaran Rp 300 jutaan.
“Kalau yang tahunnya muda mungkin ada di tahun 2023. Harganya sekitar Rp 300 jutaan kecil lah tapi enggak lebih dari Rp 310 jutaan,” katanya.

Sementara itu, Toyota Yaris Cross Hybrid justru disebut menjadi salah satu hybrid yang cukup cepat terjual di pasar mobil bekas. Model ini dinilai punya desain lebih modern dan sporty.
“Kalau Yaris Cross justru malah banyak yang nyari mobil ini. Lebih gampang juga jualnya dan lebih laku dibandingkan Corolla Cross Hybrid,” ujar Peter.
Ia menyebut, harga Yaris Cross Hybrid bekas tahun muda saat ini masih bertahan cukup tinggi. Hal tersebut sejalan dengan tingginya permintaan konsumen.
“Kalau yang tahun 2023 sekitar Rp 320 jutaan sampai Rp 330 jutaan. Kalau tahun 2024 beda Rp 10 jutaan di kisaran Rp 340 jutaan paling,” katanya.
Untuk varian non-hybrid, harga yang ditawarkan tentu lebih murah. Konsumen dengan bujet terbatas disebut masih bisa mendapatkan unit generasi awal dengan harga di bawah Rp 300 juta.
“Kalau yang lebih murah paling tipe bensin bukan hybrid. Dapat yang tahun 2023 yang generasi awal di kisaran harga Rp 260 jutaan,” tutupnya.
Secara keseluruhan, Peter menilai Toyota Innova Zenix Hybrid masih menjadi model hybrid paling ramai dicari dibanding dua model lainnya. Faktor kabin tiga baris dan kebutuhan keluarga menjadi alasan utama konsumen memilih kendaraan tersebut.