Menilik 'Menara Pisa' Jakarta yang Berusia Hampir 2 Abad
Namanya Menara Syahbandar, menara peninggalan era VOC yang kini dijuluki sebagai “Menara Pisa”-nya Jakarta. #kumparanTRAVEL #newsupdate

Di tengah kawasan tua pesisir utara Jakarta, berdiri sebuah bangunan bersejarah yang belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Namanya Menara Syahbandar, menara peninggalan era VOC yang kini dijuluki sebagai “Menara Pisa”-nya Jakarta, karena bentuknya yang tampak miring.
Bangunan yang berada di kawasan Museum Bahari ini awalnya bukan sekadar objek wisata atau spot foto viral. Menara Syahbandar dulunya memiliki fungsi penting sebagai menara pengawas kapal yang keluar masuk Batavia melalui Pelabuhan Sunda Kelapa.

Staf Edukator Museum Bahari, Dhita Amelia menjelaskan, menara tersebut dibangun di atas bastion atau ujung benteng pertahanan VOC.
“Bastion itu ujung benteng berbentuk persegi lima yang fungsinya untuk pertahanan. Lalu, dibangun menara pantau di atasnya,” ujar Dhita, saat ditemui kumparan di Museum Bahari, Jakarta, Rabu (13/5).
Dalam bahasa Belanda, menara pengawas itu disebut “Uitkijk”, yang berarti menara pantau. Dari titik itu, tentara VOC memantau kapal-kapal dari berbagai wilayah Nusantara hingga mancanegara, yang datang ke Batavia melalui Sunda Kelapa.
Meski identik dengan kolonial Belanda, pekerja di kawasan pelabuhan kala itu tidak hanya orang Eropa. Ada pula masyarakat pribumi yang berperan sebagai syahbandar atau penguasa pelabuhan. Dari situlah nama Menara Syahbandar berasal.

Bangunan ini kemudian ditetapkan sebagai cagar budaya pada 7 Juli 1977 oleh Gubernur DKI Jakarta ke-7, Ali Sadikin.
“Menariknya serba angka tujuh, tanggal 7 bulan 7 tahun 1977,” kata Dhita.
Selain menara utama, kawasan ini juga masih menyimpan bangunan asli lainnya, seperti Menara Tera yang dahulu menjadi titik nol Kota Batavia. Kapal-kapal yang datang ke Batavia menggunakan titik tersebut untuk mengatur ulang waktu pelayaran mereka.
Belakangan, Menara Syahbandar kembali populer setelah banyak video di TikTok dan media sosial menyoroti bentuk bangunannya yang tampak miring.
Viral di Media Sosial

Popularitas Menara Syahbandar di media sosial membuat banyak wisatawan penasaran datang langsung. Salah satunya Arjuno, pengunjung asal Depok yang mengetahui tempat ini dari TikTok.
“Menaranya unik, karena peninggalan zaman Belanda dan arsitekturnya keren. Memang agak miring, jadi cocok juga disebut Menara Pisa-nya Jakarta,” ujarnya.
Hal serupa diungkapkan Fiqih, pengunjung asal Jakarta Timur. Ia mengaku tertarik, karena bentuk bangunannya yang tidak biasa.
“Kemiringannya kelihatan jelas. Bangunannya seperti menjorok ke belakang, jadi unik banget,” katanya.
Selain berfoto di bawah bangunan miring, pengunjung juga bisa naik ke bagian atas menara untuk melihat panorama Pelabuhan Sunda Kelapa, yang menjadi asal mula perkembangan Kota Jakarta.
Dari atas menara, jejak sejarah Batavia masih terlihat jelas, mulai dari pelabuhan tua, dinding kota lama, hingga kawasan pesisir yang menjadi saksi perkembangan Jakarta selama ratusan tahun.