Mendikdasmen: Sekolah Terintegrasi untuk Siswa Berkemampuan Akademik Tinggi
Mendikdasmen: Sekolah Terintegrasi untuk Siswa Berkemampuan Akademik Tinggi #newsupdate #update #news #text

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan program sekolah terintegrasi yang tengah disiapkan pemerintah akan menyasar peserta didik dengan kemampuan akademik tinggi.
Menurutnya, sekolah tersebut memiliki segmen yang berbeda dibandingkan sekolah reguler.
Mu’ti menyebut setidaknya telah menyiapkan lima sekolah terintegrasi yang akan menggunakan balai milik kementerian sebagai lokasi sementara.
Selain itu, satu sekolah terintegrasi direncanakan dibuka di Ibu Kota Nusantara (IKN), sementara sembilan lainnya akan dibangun baru di sejumlah kabupaten.
“Sekolah terintegrasi itu yang sudah siap kita buka ada lima yang nanti untuk sementara menggunakan balai yang kita punya. Kemudian satu nanti kita buka di IKN. Nah, sembilan itu nanti bangun baru di beberapa kabupaten tapi saya nggak hafal sembilannya mana,” ujar Mu’ti di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6).
Saat ditanya mengenai perbedaan utama antara sekolah terintegrasi dan sekolah reguler, Mu’ti menegaskan program tersebut memang dirancang untuk peserta didik dengan kemampuan akademik yang berada di atas rata-rata.
“Bedanya sekolah terintegrasi ini mengambil segmen yang secara akademik itu tinggi. Jadi mereka yang punya, punya, punya kemampuan akademik tinggi,” tuturnya.
Mu’ti juga menjelaskan perbedaan sekolah terintegrasi dengan Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat. Ia menyebut, untuk sekolah terintegrasi tidak bersistem asrama.
“Kalau sekolah Garuda kan berasrama. Ini nggak berasrama,” ungkapnya.
Mu’ti pun memastikan anggaran untuk penyelenggaraan sekolah terintegrasi telah tersedia pada tahun ini.
“Sudah, sudah insya Allah sudah ada,” kata Mu’ti.
“Saya lupa angkanya ya, karena angkanya terus bergerak jadi saya lupa angkanya,” pungkasnya.