News Berita

Mahasiswi Unisba Dilaporkan Hilang, Keluarga Sebut Awalnya Izin Liburan ke Garut

Mahasiswi Unisba Dilaporkan Hilang, Keluarga Sebut Awalnya Izin Liburan ke Garut #newsupdate #update #news #text

Mahasiswi Unisba Dilaporkan Hilang, Keluarga Sebut Awalnya Izin Liburan ke Garut
Maimanati Mutmainnah, mahasiswi Unisba yang dilaporkan hilang kontak sejak Senin (13/7/2026). Foto: Dok. Istimewa
Maimanati Mutmainnah, mahasiswi Unisba yang dilaporkan hilang kontak sejak Senin (13/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Seorang mahasiswi Universitas Islam Bandung (Unisba), Maimanati Mutmainnah, dilaporkan hilang setelah tidak dapat dihubungi oleh keluarga sejak Senin (13/7) sore. Maimanati merupakan warga Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Sebelum hilang, mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) itu berpamitan kepada orang tuanya untuk menghadiri undangan teman sekaligus berlibur ke Garut — sekitar 45 km dari Cicalengka.

Kakak Maimanati, Fitri, mengatakan adiknya berangkat pada Sabtu (11/7) malam setelah meminta izin kepada orang tua. Keluarga mengizinkan karena mengetahui teman yang akan ditemui Maimanati di Garut.

"Jadi dari hari Sabtu malam itu adik mau berangkat ke Garut. Sudah izin ke orang tua, katanya mau janjian sama teman, berangkatnya bareng ke Garut naik kereta. Diizinkan karena kita juga tahu teman yang diajak main siapa," kata Fitri saat dihubungi wartawan, Kamis (16/7).

Menurut Fitri, komunikasi dengan adiknya masih berjalan hingga Senin. Bahkan, Maimanati sempat mengabarkan akan pulang pada Senin sore. Namun setelah itu, seluruh komunikasi terputus.

"Sampai hari Senin itu adik masih kontakan. Terakhir bilang katanya mau pulang sore. Tapi setelah itu enggak ada lagi kontak, enggak bisa dihubungi lewat WhatsApp ataupun telepon," ujarnya.

Keluarga kemudian berusaha menelusuri keberadaan Maimanati dengan menghubungi teman-temannya. Namun, mereka justru mengetahui bahwa Maimanati ternyata tidak pernah bertemu dengan teman yang sebelumnya disebut akan berangkat bersama ke Garut.

Fitri mengatakan keluarga juga melakukan pengecekan data perjalanan kereta menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Maimanati. Dari hasil penelusuran tersebut, diketahui Maimanati sempat membeli tiket kereta dari Stasiun Kiaracondong menuju Cicalengka pada Senin.

"Terakhir dicek lewat NIK, ternyata pada hari Senin adik ada beli tiket pulang ke Cicalengka dari Kircon. Jadi kayaknya adik sebenarnya enggak ke Garut. Cuma CCTV stasiunnya belum dicek karena katanya birokrasinya cukup panjang," katanya.

Hingga kini keluarga telah melaporkan kasus tersebut ke kepolisian. Laporan orang hilang dibuat pada Selasa sore di Polsek Cicalengka.

Fitri memastikan sebelum menghilang, adiknya tidak pernah bercerita memiliki masalah pribadi maupun konflik dengan siapa pun. Menurutnya, Maimanati juga tidak sedang menjalin hubungan dengan seseorang berdasarkan keterangan teman-temannya.

"Enggak ada masalah apa-apa. Biasanya juga kalau ke Garut main, biasa pulang lagi. Baru kali ini seperti ini, makanya enggak ada yang curiga," ucapnya.

Keluarga telah berupaya mencari Maimanati dengan mendatangi rekan-rekannya, mencari di sekitar lokasi yang diduga menjadi tujuan di Garut, menghubungi kerabat, hingga berkoordinasi dengan kepolisian. Namun, hingga saat ini keberadaan Maimanati masih belum diketahui.

Fitri berharap masyarakat yang mengetahui informasi mengenai adiknya segera menghubungi keluarga atau aparat kepolisian.

"Mohon doanya selalu agar dalam lindungan Allah. Kalau misalnya ada yang menemukan ciri-cirinya sesuai yang disebar, tolong segera hubungi," tuturnya.

Kampus Bantu Cari

Sementara itu, dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Unisba, Fadhli, membenarkan bahwa Maimanati merupakan mahasiswi aktif angkatan 2020 di Fakultas Dakwah. Saat ini, Maimanati diketahui tengah menyelesaikan tugas akhir atau skripsinya.

"Betul, mahasiswi tersebut adalah mahasiswi Fakultas Dakwah, Prodi Komunikasi Penyiaran Islam, Universitas Islam Bandung angkatan 2020. Saat ini masih aktif, tinggal skripsian," ujar Fadhli, Kamis (16/7).

Fadhli mengatakan pihak fakultas pertama kali mengetahui kabar hilangnya Maimanati pada Minggu malam. Sejak itu, fakultas langsung berkoordinasi dengan keluarga dan mahasiswa angkatan 2020 untuk membantu penyebaran informasi orang hilang melalui berbagai media sosial.

"Pihak fakultas sudah berkoordinasi dengan keluarga dan grup angkatan. Kami meminta seluruh mahasiswa Fakultas Dakwah untuk menyebarluaskan informasi kehilangan melalui WhatsApp, Instagram, maupun TikTok. Sampai sekarang kami terus berkoordinasi dengan keluarga terkait perkembangan pencarian," kata Fadhli.

Buka sumber asli