News Berita

Kebutuhan Zat Besi Anak Berdasarkan Usia

Zat besi penting bagi tumbuh kembang anak dan perlu diberikan sesuai kebutuhan di setiap tahap usia. #momsupdate #update #mom #text

Kebutuhan Zat Besi Anak Berdasarkan Usia
Ilustrasi anak makan MPASI yang mengandung zat besi. Foto: Maples Images/Shuttertsock
Ilustrasi anak makan MPASI yang mengandung zat besi. Foto: Maples Images/Shuttertsock

Agar tumbuh kembang optimal, anak perlu mendapatkan asupan zat besi sesuai usianya. Ya Moms, zat besi merupakan mikronutrien penting bagi anak.

Mengutip IDAI, zat besi berperan penting untuk meningkatkan perkembangan otak dan fungsi kognitif, menjaga daya tahan tubuh, mencegah anemia, serta membantu mencegah stunting. Karena itu, kecukupan zat besi perlu diperhatikan sejak dini.

Sebaliknya, kekurangan zat besi dapat berdampak negatif pada kecerdasan, perilaku, dan perkembangan motorik anak. Bahkan, dampak kekurangan zat besi yang terjadi pada masa awal kehidupan dapat memengaruhi kemampuan belajar anak di kemudian hari.

Zat besi bisa didapat di dalam protein hewani maupun nabati. Hanya saja, zat besi pada protein hewani lebih mudah diserap tubuh.

Lantas, berapa sih kebutuhan zat besi pada anak? Ternyata berbeda-beda di setiap tahapan usia, Moms!

Kebutuhan Zat Besi Sesuai Tahap Usia Anak

Ilustrasi daging, protein hewani yang tinggi zat besi. Foto: Elena Zajchikova/Shutterstock
Ilustrasi daging, protein hewani yang tinggi zat besi. Foto: Elena Zajchikova/Shutterstock

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kementerian Kesehatan RI, kebutuhan zat besi harian anak adalah:

  • Usia 0–5 bulan: 0,3 mg per hari

  • Usia 6–11 bulan: 11 mg per hari

  • Usia 1–3 tahun: 7 mg per hari

  • Usia 4–6 tahun: 10 mg per hari

  • Usia 7–9 tahun: 10 mg per hari

  • Usia 10–12 tahun (laki-laki): 8 mg per hari

  • Usia 10–12 tahun (perempuan): 8 mg per hari

  • Usia 13–15 tahun (laki-laki): 11 mg per hari

  • Usia 13–15 tahun (perempuan): 15 mg per hari

  • Usia 16–18 tahun (laki-laki): 11 mg per hari

  • Usia 16–18 tahun (perempuan): 15 mg per hari

Kebutuhan zat besi meningkat saat bayi memasuki usia 6 bulan karena cadangan zat besi yang diperoleh sejak dalam kandungan mulai menurun. Inilah alasan mengapa MPASI dianjurkan mengandung sumber zat besi yang cukup.

Tips Agar Penyerapan Zat Besi Lebih Optimal

Tidak hanya memperhatikan jumlah zat besi, orang tua juga perlu membantu tubuh anak menyerap zat besi dengan lebih baik. Salah satu caranya adalah mengombinasikan makanan sumber zat besi dengan makanan kaya vitamin C, seperti jeruk, stroberi, tomat, brokoli, atau pepaya.

Vitamin C dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi di dalam tubuh. Sebaliknya, hindari memberikan teh atau minuman berkafein pada anak karena dapat menghambat penyerapan zat besi.

Dengan memastikan anak mendapatkan cukup zat besi setiap hari, orang tua turut mendukung perkembangan otak, pertumbuhan fisik, serta daya tahan tubuhnya sejak dini.

Buka sumber asli