News Berita

Karina Ranau Akui Trauma Berat usai Jadi Korban Penganiayaan

Usai alami penganiayaan, Istri Epy Kusnandar, Karina Ranau, kerap dilanda rasa takut dan kekhawatiran berlebih. #kumparanHITS #newsupdate

Karina Ranau Akui Trauma Berat usai Jadi Korban Penganiayaan
Istri mendiang Epy Kusnandar, Karina Ranau, datangi Polsek Pancoran. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Istri mendiang Epy Kusnandar, Karina Ranau, datangi Polsek Pancoran. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Istri mendiang Epy Kusnandar, Karina Ranau, mengaku bahwa hingga kini dirinya masih alami trauma usai menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria di warung miliknya.

Setelah kejadian yang menimpanya itu, rasa takut berlebih hingga rasa was-was kerap ia rasakan.

"Rasa was-was masih menghantui, ada. Sampai saat ini saya tuh trauma, takut jalan sendiri. Jadi kalau jalan harus nengok ke belakang, ada suara apa sedikit saya takut," ujar Karina Ranau di Polsek Pancoran, Jakarta Selatan.

Dampak trauma ini, diakui Karina sempat memengaruhi aktivitas sehari-harinya. Jika biasanya ia sudah berada di warung sejak pagi, kini Karina baru berani datang di siang hari.

Istri mendiang Epy Kusnandar, Karina Ranau, datangi Polsek Pancoran. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Istri mendiang Epy Kusnandar, Karina Ranau, datangi Polsek Pancoran. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

"Biasanya saya ke warung setelah kejadian itu pagi jam 6 kadang jam 7, ini saya agak siang jam 12 kadang jam 1 masih apa ya mencoba mencerna kejadian itu, takut," ungkap Karina.

Meski sempat berencana untuk berkonsultasi ke psikolog, Karina menyebut ia masih berusaha menguatkan dirinya sendiri. Hal utama yang paling Karina ingat adalah masa-masa sulit saat ia harus bangkit setelah ditinggal oleh mendiang Epy Kusnandar.

"Tadinya saya sempat mau ke psikolog cuma saya masih mengerem diri karena pada saat almarhum suami meninggal saya pernah ke psikolog juga untuk bangkit dan sembuh dan saya sudah sembuh. Saya menghindari itu, tapi jika memang nantinya saya perlukan mungkin saya akan pergi ke sana," pungkasnya.

Buka sumber asli