News Berita

Kapolri Tabur Bunga di Makam Bung Karno Jelang HUT Bhayangkara

Kapolri Tabur Bunga di Makam Bung Karno Jelang HUT Bhayangkara #newsupdate #update #news #text

Kapolri Tabur Bunga di Makam Bung Karno Jelang HUT Bhayangkara
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke pusara Proklamator sekaligus Presiden pertama RI, Ir. Soekarno (Bung Karno), di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (20/6). Foto: Dok. Istimewa
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke pusara Proklamator sekaligus Presiden pertama RI, Ir. Soekarno (Bung Karno), di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (20/6). Foto: Dok. Istimewa

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan rangkaian ziarah maraton ke makam para mantan Presiden RI dengan menyambangi pusara proklamator sekaligus presiden pertama RI, Ir. Soekarno (Bung Karno), di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (20/6).

Tradisi tahunan menjelang HUT ke-80 Bhayangkara ini dilakukan sebagai upaya Korps Bhayangkara menyerap serta menegakkan kembali nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa.

Sigit bersama rombongan pejabat utama Mabes Polri tiba di Kompleks Makam Bung Karno sekitar pukul 12.30 WIB. Setibanya di area inti persemayaman Astono Mulyo, Kapolri langsung disambut hangat oleh juru kunci makam, Kahfi Annezar, yang kemudian memandu prosesi doa bersama secara khidmat.

Usai melantunkan doa di depan pusara Sang Proklamator yang diapit makam kedua orang tuanya, R. Soekemi Sosrodihardjo dan Ny. Ida Aju Njoman Rai, Jenderal Sigit memimpin prosesi tabur bunga yang turut diikuti oleh Kabaintelkam Polri dan Dankorbrimob Polri.

Kapolri menjelaskan, kunjungan ke Blitar ini merupakan titik kedua setelah sebelumnya pada pagi hari rombongan melakukan ziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Jombang. Rangkaian ziarah maraton ini dipastikan akan terus berlanjut ke situs bersejarah lainnya.

"Setelah ini kami akan melanjutkan ke makam Bapak Presiden Soeharto almarhum dan selanjutnya akan kami tutup ke Taman Makam Pahlawan Kalibata," kata Sigit.

Bagi Polri, menggali nilai-nilai kepemimpinan dari para mantan kepala negara merupakan modal fundamental. Hal ini dinilai krusial agar Polri dapat terus konsisten mengawal dan mempertahankan warisan besar kebangsaan bagi NKRI.

"Ini merupakan bagian dari tradisi kami untuk bisa menyerap dan tentunya menggali nilai-nilai dari para pemimpin bangsa, yang tentunya ini sangat penting khususnya bagi institusi Polri yang memiliki satu amanah untuk terus mempertahankan apa yang diwariskan," pungkasnya.

Rangkaian kegiatan ziarah di Blitar resmi berakhir sekitar pukul 13.10 WIB, sebelum akhirnya rombongan Kapolri bertolak menuju lokasi ziarah berikutnya.

Buka sumber asli