News Berita

Jose Mourinho Comeback ke Real Madrid, Siap Kembalikan Masa Kejayaan?

Real Madrid resmi menunjuk kembali Jose Mourinho sebagai pelatih kepala dengan kontrak tiga tahun. Langkah ini diambil presiden Florentino Perez untuk mengakhiri puasa gelar klub.

Jose Mourinho Comeback ke Real Madrid, Siap Kembalikan Masa Kejayaan?
Mourinho pada laga versus Benfica. Foto: Reuters/Carl Recine
Mourinho pada laga versus Benfica. Foto: Reuters/Carl Recine

Real Madrid secara resmi mengumumkan kembalinya Jose Mourinho sebagai pelatih kepala dengan durasi kontrak tiga tahun. Keputusan ini diambil setelah Florentino Perez memenangkan pemilihan presiden klub dan memenuhi janjinya untuk membawa kembali sang juru taktik asal Portugal tersebut ke Santiago Bernabeu.

Mourinho dijadwalkan mulai memimpin sesi latihan pramusim tim pada 13 Juli mendatang.

Kompensasi untuk Memulangkan Mourinho

Real Madrid dikabarkan harus membayar kompensasi sebesar 13 juta poundsterling atau sekitar 312 miliar rupiah kepada Benfica untuk menebus Mourinho. Florentino Perez yang kembali terpilih sebagai presiden klub dengan perolehan suara 65 persen, merasa Mourinho adalah sosok yang tepat untuk mengembalikan kejayaan klub.

Benfica harus mengakui keunggulan Real Madrid saat menjamu wakil Spanyol itu pada leg pertama babak play-off Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/2) dini hari WIB. Foto: Patricia De Melo Moreira/AFP
Benfica harus mengakui keunggulan Real Madrid saat menjamu wakil Spanyol itu pada leg pertama babak play-off Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/2) dini hari WIB. Foto: Patricia De Melo Moreira/AFP

Madrid sendiri diketahui telah menjalani dua musim terakhir tanpa raihan trofi satu pun, sehingga kehadiran pelatih berusia 63 tahun ini diharapkan menjadi titik balik bagi skuad Los Blancos.

Tantangan di Periode Kedua Santiago Bernabeu

Mourinho bukanlah sosok asing di Madrid, setelah sebelumnya pernah menangani tim pada periode 2010 hingga 2013 dengan mempersembahkan gelar La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Kini, ia datang dengan membawa segudang pengalaman baru dari berbagai klub top Eropa seperti Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur, hingga AS Roma.

Tugas utamanya adalah memperbaiki performa tim yang sempat mengalami masa transisi setelah kepergian Xabi Alonso dan kepemimpinan sementara Alvaro Arbeloa pada musim lalu.

Buka sumber asli