News Berita

Jakarta Masuk Wilayah Pemain Judol Terbanyak, Pram: Berantas Sekeras-kerasnya

Jakarta Masuk Wilayah Pemain Judol Terbanyak, Pram: Berantas Sekeras-kerasnya #newsupdate #update #news #text

Jakarta Masuk Wilayah Pemain Judol Terbanyak, Pram: Berantas Sekeras-kerasnya
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat memberikan sambutan pada peresmian Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, di Kecamatan Tanjung Priok, Selasa (30/6/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat memberikan sambutan pada peresmian Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, di Kecamatan Tanjung Priok, Selasa (30/6/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penuh langkah aparat penegak hukum untuk memberantas praktik judi online (judol) di Jakarta.

“Dan saya berharap betul dan mengharapkan pemerintah, dalam hal ini aparat penegak hukum, untuk berkaitan dengan judi online di Jakarta kalau diberantas sekeras-kerasnya, saya memberikan support dukungan sepenuhnya,” kata Pramono kepada wartawan di kawasan Grogol, Jakarta Barat, Kamis (2/7).

Pramono mengatakan, tingginya angka pemain judi online di Jakarta tidak lepas dari besarnya jumlah penduduk serta daya beli masyarakat di ibu kota. Meski demikian, ia menegaskan praktik perjudian online harus diberantas secara tegas.

“Yang pertama, yang berkaitan dengan judi online. Karena memang Jakarta ini kan dengan penduduk yang cukup besar, dan rata-rata warganya secara purchasing power itu punya kemampuan. Walaupun kemudian orang berspekulasi dengan judi online,” ujar Pramono.

Ilustrasi judi slot. Foto: Adi Prabowo/kumparan
Ilustrasi judi slot. Foto: Adi Prabowo/kumparan

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melalui unggahan di media sosial pada Selasa (23/6) mengungkap, wilayah Jabodetabek menjadi kawasan dengan jumlah pemain judi online terbanyak di Indonesia.

Berdasarkan data tersebut, Kabupaten Bogor menempati posisi pertama dengan 103.092 pemain dan nilai deposit mencapai Rp 414,4 miliar. Jakarta Barat berada di posisi kedua dengan 89.320 pemain dan total deposit Rp 600,6 miliar, sedangkan Jakarta Timur berada di posisi ketiga dengan 81.750 pemain dengan nilai deposit Rp 425,9 miliar.

PPATK juga mencatat kelompok usia produktif 20 hingga 30 tahun menjadi penyumbang terbesar pemain judi online, dengan mayoritas berjenis kelamin laki-laki.

Sementara di tingkat kecamatan, Cengkareng menjadi wilayah dengan jumlah pemain judi online terbanyak sebanyak 21.497 orang. Posisi berikutnya ditempati Cakung dengan 14.664 pemain, Tanjung Priok sebanyak 13.769 pemain, Kebayoran Lama 9.948 pemain, dan Bekasi Utara 7.793 pemain.

Buka sumber asli