Foto: Tabrakan Dua Kereta di Inggris, Masinis Tewas
Tabrakan Dua Kereta di Inggris, Masinis Tewas #newsupdate #update #news #text #internasional
Sejumlah petugas Kepolisian Transportasi Inggris dan Tim Investigasi Kecelakaan Perkeretaapian melakukan penyelidikan di lokasi tabrakan dua kereta East Midlands Railway (EMR) di selatan Bedford, Inggris, Sabtu (20/6/2026). Foto: Justin Tallis/AFPSejumlah petugas tampak memeriksa jalur rel serta mengumpulkan bukti untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. Foto: Justin Tallis/AFPDilansir dari AFP, insiden yang terjadi sehari sebelumnya itu melibatkan dua kereta yang bertabrakan di wilayah utara London. Akibat kecelakaan tersebut, seorang masinis dilaporkan meninggal dunia, sementara sejumlah penumpang dan awak kereta mengalami luka-luka. Foto: Justin Tallis/AFPSedikitnya 11 orang mengalami luka serius dan mendapat perawatan medis. Otoritas terkait masih melakukan investigasi untuk mengungkap kronologi serta faktor yang menyebabkan tabrakan tersebut. Foto: Justin Tallis/AFPFoto: Justin Tallis/AFP
Sejumlah petugas Kepolisian Transportasi Inggris dan Tim Investigasi Kecelakaan Perkeretaapian melakukan penyelidikan di lokasi tabrakan dua kereta East Midlands Railway (EMR) di selatan Bedford, Inggris, Sabtu (20/6/2026).
Sejumlah petugas tampak memeriksa jalur rel serta mengumpulkan bukti untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
Dilansir dari AFP, insiden yang terjadi sehari sebelumnya itu melibatkan dua kereta yang bertabrakan di wilayah utara London. Akibat kecelakaan tersebut, seorang masinis dilaporkan meninggal dunia, sementara sejumlah penumpang dan awak kereta mengalami luka-luka.
Sedikitnya 11 orang mengalami luka serius dan mendapat perawatan medis. Otoritas terkait masih melakukan investigasi untuk mengungkap kronologi serta faktor yang menyebabkan tabrakan tersebut.
Petugas Kepolisian Transportasi Inggris, petugas Cabang Investigasi Kecelakaan Kereta Api, dan Network Rail bekerja di lokasi tabrakan dua kereta East Midlands Railway (EMR) di selatan Bedford, Inggris tengah (20/6/2026). Foto: Justin Tallis/AFP