News Berita

Foto: Ribuan Dokumen Epstein Dipamerkan di New York

Ribuan Dokumen Epstein Dipamerkan di New York. #newsupdate #update #news #text #internasional

Foto: Ribuan Dokumen Epstein Dipamerkan di New York
Pengunjung melihat deretan dokumen dan linimasa peristiwa dalam pameran “Donald J. Trump and Jeffrey Epstein Memorial Reading Room” di New York, Amerika Serikat pada Senin (11/5/2026). Pameran tersebut dibuat sebagai penghormatan bagi para korban dan penyintas kasus kejahatan seksual yang melibatkan Jeffrey Epstein. Foto: Angela Weiss/AFP
Di dalam ruang pameran, sekitar 3,5 juta halaman dokumen yang terbagi dalam 3.437 volume arsip terkait kasus Epstein dipajang untuk publik. Pengunjung dapat melihat berbagai berkas investigasi, kronologi kasus, hingga catatan yang berkaitan dengan jaringan dan kehidupan Epstein. Foto: Angela Weiss/AFP
Pameran pop-up ini digagas oleh organisasi nirlaba Institute for Primary Facts dan dijadwalkan berlangsung hingga 21 Mei 2026. Ruang baca tersebut menjadi salah satu bentuk upaya membuka akses publik terhadap dokumen-dokumen yang selama ini menjadi sorotan luas. Foto: Angela Weiss/AFP
Kasus Epstein sendiri terus mengguncang politik Amerika Serikat dan Inggris setelah sejumlah dokumen investigasi dirilis dalam beberapa bulan terakhir. Nama-nama tokoh publik, pebisnis, hingga politisi kembali menjadi perhatian seiring munculnya berbagai arsip baru terkait penyelidikan kasus tersebut. Foto: Angela Weiss/AFP
Foto: Angela Weiss/AFP
Foto: Angela Weiss/AFP
Foto: Angela Weiss/AFP

Pengunjung melihat deretan dokumen dan linimasa peristiwa dalam pameran “Donald J. Trump and Jeffrey Epstein Memorial Reading Room” di New York, Amerika Serikat pada Senin (11/5). Pameran tersebut dibuat sebagai penghormatan bagi para korban dan penyintas kasus kejahatan seksual yang melibatkan Jeffrey Epstein.

Di dalam ruang pameran, sekitar 3,5 juta halaman dokumen yang terbagi dalam 3.437 volume arsip terkait kasus Epstein dipajang untuk publik. Pengunjung dapat melihat berbagai berkas investigasi, kronologi kasus, hingga catatan yang berkaitan dengan jaringan dan kehidupan Epstein.

Pameran pop-up ini digagas oleh organisasi nirlaba Institute for Primary Facts dan dijadwalkan berlangsung hingga 21 Mei 2026. Ruang baca tersebut menjadi salah satu bentuk upaya membuka akses publik terhadap dokumen-dokumen yang selama ini menjadi sorotan luas.

Kasus Epstein sendiri terus mengguncang politik Amerika Serikat dan Inggris setelah sejumlah dokumen investigasi dirilis dalam beberapa bulan terakhir. Nama-nama tokoh publik, pebisnis, hingga politisi kembali menjadi perhatian seiring munculnya berbagai arsip baru terkait penyelidikan kasus tersebut.

Pengunjung melihat deretan dokumen dan linimasa peristiwa dalam pameran "Donald J. Trump and Jeffrey Epstein Memorial Reading Room" di New York, Amerika Serikat pada Senin (11/5/2026). Foto: Angela Weiss/AFP
Pengunjung melihat deretan dokumen dan linimasa peristiwa dalam pameran "Donald J. Trump and Jeffrey Epstein Memorial Reading Room" di New York, Amerika Serikat pada Senin (11/5/2026). Foto: Angela Weiss/AFP
Buka sumber asli