News Berita

Foto: Perputaran Ekonomi Burung Kicau Tembus Rp 2 Triliun

Foto: Perputaran Ekonomi Burung Kicau Tembus Rp2 Triliun #bisnisupdate #update #bisnis #text

Foto: Perputaran Ekonomi Burung Kicau Tembus Rp 2 Triliun
Seorang pedagang memberi pakan burung parkit di Pasar Burung Karimata, Selasa (5/5/2026). Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Aktivitas jual beli burung kicau di pasar tersebut masih terlihat ramai, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap hobi memelihara burung. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Berbagai jenis burung diperjualbelikan, mulai dari burung kicau hingga burung hias, yang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif di sektor ini. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa ekosistem burung kicau di Indonesia memiliki nilai ekonomi yang signifikan, yakni berkisar antara Rp1,7 triliun hingga Rp2 triliun. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Seorang pedagang memberi pakan burung parkit di Pasar Burung Karimata di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2026). Aktivitas jual beli burung kicau di pasar tersebut masih terlihat ramai, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap hobi memelihara burung.

Berbagai jenis burung diperjualbelikan, mulai dari burung kicau hingga burung hias, yang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif di sektor ini.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan ekosistem burung kicau di Indonesia memiliki nilai ekonomi yang signifikan, yakni berkisar antara Rp 1,7 triliun hingga Rp 2 triliun.

Nilai tersebut didorong oleh berbagai sektor usaha, mulai dari peternak burung, pelaku penangkaran (breeding), hingga industri pendukung seperti pakan dan perlengkapan.

Pedagang memindahkan kandang burung parkit (Melopsittacus undulatus) di Pasar Burung Karimata, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2026). Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Pedagang memindahkan kandang burung parkit (Melopsittacus undulatus) di Pasar Burung Karimata, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2026). Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Buka sumber asli