Foto: Mesir Buka Kembali Kubah Mausoleum Sultan Qaitbay di Kairo
Kompleks ini berada di kawasan Kairo Bersejarah yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. #kumparanTRAVEL #newsupdate
Mesir membuka kembali kubah mausoleum Sultan Mamluk al-Ashraf Qaitbay yang telah direstorasi di Kairo pada Senin (20/7). Ini menandai proyek restorasi yang didanai oleh Dana Duta Besar AS untuk Pelestarian Budaya. Foto: Mohamed Abdel Ghany/REUTERSKubah tersebut merupakan bagian dari kompleks Sultan Qaitbay di distrik Al-Gamaliya, Kairo, yang merupakan bagian dari Kairo Bersejarah, Situs Warisan Dunia UNESCO. Bangunan ini dianggap sebagai salah satu contoh terbaik arsitektur Mamluk abad ke-15. Foto: Mohamed Abdel Ghany/REUTERSProyek restorasi ini dilakukan oleh Archinos Architecture di bawah pengawasan Dewan Tertinggi Purbakala Mesir. Proyek restorasi ini berlangsung selama dua tahun. Foto: Mohamed Abdel Ghany/REUTERSDikutip dari Reuters, Menteri Pariwisata dan Purbakala Mesir, Sherif Fathy, mengatakan Mesir berkomitmen untuk merestorasi dan melestarikan situs-situs warisan budaya. Foto: Mohamed Abdel Ghany/REUTERSSherif Fathy menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari kerja sama yang lebih luas antara Mesir dan pemerintah AS. Foto: Mohamed Abdel Ghany/REUTERSDirektur Archinos Architecture, Agnieszka Dobrowolska, mengatakan bahwa kompleks pemakaman Sultan Qaitbay adalah contoh arsitektur "indah" yang dipesan sultan. Foto: Mohamed Abdel Ghany/REUTERS
Mesir kembali membuka kubah mausoleum Sultan Mamluk al-Ashraf Qaitbay yang telah selesai direstorasi di Kairo pada Senin (20/7). Pembukaan kembali ini menandai rampungnya proyek restorasi yang didanai oleh Dana Duta Besar AS untuk Pelestarian Budaya.
Kubah tersebut merupakan bagian dari kompleks Sultan Qaitbay di distrik Al-Gamaliya, Kairo. Kompleks ini berada di kawasan Kairo Bersejarah yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO dan dikenal sebagai salah satu contoh terbaik arsitektur Mamluk abad ke-15.
Proyek restorasi ini dilakukan oleh Archinos Architecture di bawah pengawasan Dewan Tertinggi Purbakala Mesir. Proyek restorasi ini berlangsung selama dua tahun.
Dikutip dari Reuters, Menteri Pariwisata dan Purbakala Mesir, Sherif Fathy, mengatakan Mesir berkomitmen untuk merestorasi dan melestarikan situs-situs warisan budaya.
Sherif Fathy menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari kerja sama yang lebih luas antara Mesir dan pemerintah AS.
Direktur Archinos Architecture, Agnieszka Dobrowolska, mengatakan bahwa kompleks pemakaman Sultan Qaitbay adalah contoh arsitektur "indah" yang dipesan sultan.
Kubah makam bersejarah masjid Sultan Qaitbay, yang dibangun antara tahun 1472 dan 1474 oleh Sultan Al-Ashraf Qaitbay selama Kesultanan Mamluk setelah upacara pembukaannya kembali di Kairo, Mesir, Senin (20/7/2026). Foto: Mohamed Abdel Ghany/REUTERS