Sejumlah petugas kepolisian berjaga dan memperketat pengamanan di sekitar gedung apartemen yang menjadi lokasi ledakan di Monako, dekat perbatasan Prancis, Senin (29/6/2026). Foto: Valery Hache/AFPLedakan yang diduga berasal dari alat peledak itu melukai tiga orang, termasuk warga Ukraina, Vadim Ermolaev. Pemerintah Monako menyebut insiden tersebut sangat mungkin merupakan serangan yang disengaja. Foto: Valery Hche/AFPBerdasarkan hasil penyelidikan awal, seorang tersangka diduga meninggalkan sebuah tas atau paket di lobi gedung sebelum meninggalkan lokasi. Foto: Valery Hache/AFPDua korban dewasa dilaporkan dalam kondisi kritis, sementara seorang remaja berusia 13 tahun mengalami luka ringan. Aparat masih menyelidiki motif serta pelaku di balik ledakan tersebut. Foto: Valery Hache/AFP
Sejumlah petugas kepolisian berjaga dan memperketat pengamanan di sekitar gedung apartemen yang menjadi lokasi ledakan di Monako, dekat perbatasan Prancis, Senin (29/6/2026).
Ledakan yang diduga bom itu melukai tiga orang, termasuk warga Ukraina, Vadim Ermolaev. Pemerintah Monako menyebut insiden tersebut sangat mungkin merupakan serangan yang disengaja.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, seorang tersangka diduga meletakkan sebuah tas atau paket di lobi gedung sebelum meninggalkan lokasi.
Dua korban dewasa dilaporkan dalam kondisi kritis, sementara seorang remaja berusia 13 tahun mengalami luka ringan. Aparat masih menyelidiki motif serta pelaku di balik ledakan tersebut.
Petugas polisi Monako berpatroli di dekat lokasi ledakan di sebuah gedung apartemen di Monaco, dekat perbatasan Prancis, pada 29 Juni 2026. Foto: Valery Hache/AFP