News Berita

Fakta-fakta soal Dugaan Penganiayaan yang Dialami Mantan ART Erin

Mantan ART Erin menyampaikan dugaan penganiayaan yang dialaminya.#kumparanHITS #newsupdate

Fakta-fakta soal Dugaan Penganiayaan yang Dialami Mantan ART Erin
Asisten Rumah Tangga (ART) mantan istri Andre Taulany, Herawati, mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan
Asisten Rumah Tangga (ART) mantan istri Andre Taulany, Herawati, mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Herawati, mantan asisten rumah tangga (ART) Rien Wartia Trigina alias Erin, menghadiri undangan klarifikasi di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (4/5). Hera menyampaikan beberapa hal terkait kasus dugaan penganiayaan yang dialaminya.

Dugaan Penganiayaan yang Dialami Mantan ART Erin

1. Kemarahan Erin

Usai dipolisikan ART, Erin buat laporan dugaan pencemaran nama baik. Foto: Dok. Istimewa
Usai dipolisikan ART, Erin buat laporan dugaan pencemaran nama baik. Foto: Dok. Istimewa

Peristiwa bermula pada 28 April sekitar pukul 15.00 WIB, dipicu masalah sepele soal pekerjaan rumah tangga yang tidak beres di lantai dua rumah majikannya.

Hera bercerita, kemarahan Erin dipicu oleh posisi hordeng dan pintu kamar mandi salah satu anak majikannya yang tidak sesuai keinginan.

"Ibu Erin ke atas, melihat hordeng itu enggak dibuka, sama kamar mandinya Mas Dio enggak ditutup. Di situlah dia marah," kenang Hera.

2. Bagian Kepala Hera Dipukul dan Dimaki-maki

Erin membuat laporan kepolisian terkait pencemaran nama baik. Foto: Dok. Istimewa
Erin membuat laporan kepolisian terkait pencemaran nama baik. Foto: Dok. Istimewa

Hera menyebut, Erin mengambil sapu lidi yang dipegang Hera dan memukulkannya ke bagian kepala belakang pelapor. Kekerasan itu tidak berhenti pada pukulan fisik.

Hera mengaku mendapat serangan verbal yang sangat menyakitkan. Ia dimaki-maki.

"Dia maki-maki saya, 'Kamu ini kerja asal-asalan, kamu ini tolol, kamu ini bego' kata dia gitu. 'Kamu tahu enggak ini tuh rumah mewah bukan kayak rumah kamu gembel'," ungkap Hera menirukan ucapan Erin.

Hera menyebut, selama bekerja belum genap satu bulan, maki-maki adalah hal yang biasa, tetapi kekerasan fisik baru pertama kali ia alami di hari itu.

3. Hera Ngaku Ditendang

Erin. Foto: Instagram/ @erintaulany
Erin. Foto: Instagram/ @erintaulany

Meski Hera sudah memohon agar tidak main tangan, penganiayaan Erin diklaim terus berlanjut.

"Kata saya, 'Jangan main tangan dong Bu, jangan kekerasan Bu, sakit'. Terus diambil lagi sapunya, disabetin, dipukul lagi tuh saya di kepala belakang," tutur Hera.

Puncak kekerasan terjadi saat malam hari, di mana Hera mengaku ditendang saat ia sedang dalam posisi jongkok di depan majikannya.

"Ada, kepala saya ditendang. Saya jongkok di depan dia terus ditendang kepala saya. Itu pas dia pakai mukena salat Ashar, nendang saya. Sampai saya terjengkang di depan dia," ucap Hera.

4. KTP Ditahan

Erin membuat laporan kepolisian terkait pencemaran nama baik. Foto: Dok. Istimewa
Erin membuat laporan kepolisian terkait pencemaran nama baik. Foto: Dok. Istimewa

Selain penganiayaan, Herawati juga mengalami sejumlah kerugian materiil imbas perbuatan Erin.

Hera menyebut hingga saat ini dokumen pribadi dan barang-barangnya masih tertahan di rumah terlapor, termasuk KTP.

Padahal, ia sudah tidak lagi bekerja di rumah tersebut setelah insiden dugaan penganiayaan terjadi.

"Iya ditahan KTP sampai sekarang masih di sana," ungkap Hera di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (4/5).

5. Upah Belum Dibayar

Erin. Foto: Instagram/ @erintaulany
Erin. Foto: Instagram/ @erintaulany

Mengenai upah, Hera membeberkan bahwa ia dijanjikan gaji sebesar Rp 3 juta per bulan untuk mengurus pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, menggosok, dan membersihkan lantai atas.

Namun, masa kerjanya belum genap satu bulan akibat kasus yang terjadi.

"Belum (dibayar). Satu bulan juga belum. Kan saya masuk tanggal 30 (Maret), satu bulan kurang dua hari lah," jelas Hera.

Buka sumber asli