News Berita

Dokter Internship Jambi Meninggal: Kemenkes Masih Investigasi Dugaan Eksploitasi

Dokter Internship Jambi Meninggal: Kemenkes Masih Investigasi Dugaan Eksploitasi #newsupdate #update #news #text

Dokter Internship Jambi Meninggal: Kemenkes Masih Investigasi Dugaan Eksploitasi
Kementerian Kesehatan RI. Foto: Nawal Karimi/Shutterstock
Kementerian Kesehatan RI. Foto: Nawal Karimi/Shutterstock

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih melakukan investigasi terkait dugaan eksploitasi atas meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmy, seorang dokter internship di Jambi.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan investigasi saat ini masih berlangsung dan hasilnya akan segera diumumkan.

“Masih proses hari ini (investigasi), sejak kemarin. Besok [Selasa 5 Mei] rencananya kami akan presscon (press conference) untuk umumkan hasilnya,” kata Aji saat dikonfirmasi kumparan, Senin (4/5).

Ia menegaskan, kasus ini menjadi perhatian serius Kemenkes sehingga langkah investigasi dilakukan secara terpadu.

“Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi Kementerian Kesehatan. Kemenkes telah mengirimkan tim investigasi terpadu yang terdiri dari Inspektorat Jenderal, Ditjen SDM Kesehatan, Ditjen Kesehatan Lanjutan, dan tim ahli profesi untuk melakukan penelusuran menyeluruh,” ujar Aji.

Ilustrasi berobat ke dokter. Foto: Studio Romantic/Shutterstock
Ilustrasi berobat ke dokter. Foto: Studio Romantic/Shutterstock

Dalam prosesnya, Kemenkes melakukan berbagai pendalaman, mulai dari audit rekam medis hingga pengumpulan keterangan dari berbagai pihak yang terkait dengan almarhumah.

“Pendalaman juga dilakukan melalui audit rekam medis, penelusuran proses medical check-up, serta pengumpulan keterangan dari keluarga, rekan sejawat, pendamping internship, dan tenaga medis/tenaga kesehatan yang menangani almarhumah,” ungkapnya.

Kemenkes juga masih memverifikasi informasi awal terkait kondisi kesehatan korban, termasuk kemungkinan adanya penyakit penyerta, sehingga belum mengambil kesimpulan.

“Informasi awal terkait kondisi kesehatan almarhumah, termasuk dugaan penyakit penyerta, akan diverifikasi lebih lanjut,” kata Aji.

“Karena itu, Kemenkes tidak akan berspekulasi dan menunggu hasil investigasi secara menyeluruh selesai,” pungkasnya.

Buka sumber asli