Disambut Ramos Horta, Megawati Bakal Terima Penghargaan Tertinggi di Timor Leste
Disambut Ramos Horta, Megawati Bakal Terima Penghargaan Tertinggi di Timor Leste #newsupdate #update #news #text

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, tiba di Dili, Timor Leste, Rabu (8/7). Dalam kunjungan resmi hingga 10 Juli mendatang, Megawati dijadwalkan menerima penghargaan tertinggi Timor Leste, Grand Collar of Timor Leste, atas kontribusinya dalam memperkuat hubungan bilateral dan rekonsiliasi kedua negara.
Setibanya di Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato, Dili, Megawati disambut langsung Direktur Jenderal Urusan Protokol Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Timor Leste, Josefina Tilman, yang mendampingi dirinya turun dari pesawat menuju apron bandara.
Megawati juga disambut jajaran pejabat tinggi Timor Leste, di antaranya Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Pariwisata, dan Lingkungan Hidup Timor Leste, Francisco Kalbuadi Lay. Hadir pula Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Timor Leste, Mardiana Warnares.
Prosesi penyambutan berlangsung secara resmi dengan hamparan karpet merah dan pengawalan pasukan tradisional Moradores dari Casa Militar Kepresidenan Timor Leste.
Megawati hadir bersama sejumlah anggota keluarga, di antaranya Puti Guntur Soekarnoputri dan Romy Soekarno. Turut mendampingi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto serta Ketua DPP PDIP Bintang Puspayoga.

Selanjutnya, Megawati disambut Presiden Timor Leste J. Ramos Horta, Perdana Menteri Rala Xanana Gusmão, Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Bendito dos Santos Freitas, serta Kepala Staf Kepresidenan Henriqueta M. da Silva.
Delegasi PDIP dari Indonesia juga dihadiri Ketua DPP PDIP yang juga Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas H. Pareira, Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, dan Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat PDIP Andi Widjajanto.
Usai bersalaman dengan para pemimpin Timor Leste, Megawati disambut pertunjukan tarian tradisional. Dua gadis berpakaian adat kemudian menyerahkan buket bunga dan kain adat berwarna merah, yang selanjutnya dikalungkan kepada Megawati oleh seorang anak perempuan.
Megawati kemudian menggandeng kedua anak tersebut berjalan bersama menuju gedung kedatangan bandara, diikuti Presiden Ramos Horta, Perdana Menteri Xanana Gusmão, dan rombongan.

Sambutan hangat juga terlihat di sepanjang perjalanan dari bandara menuju tempat Megawati menginap. Ribuan pelajar berbaris di tepi jalan sambil mengibarkan bendera Indonesia dan Timor Leste sebagai bentuk penghormatan kepada Megawati.
Dalam kunjungan yang berlangsung hingga 10 Juli 2026 itu, agenda utama Megawati adalah menerima penghargaan Grand Collar of Timor Leste dari Presiden J. Ramos Horta. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perannya dalam memajukan hubungan bilateral serta membuka jalan rekonsiliasi antara Indonesia dan Timor Leste.
Selain menerima penghargaan, Megawati dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden J. Ramos Horta dan Perdana Menteri Xanana Gusmão, serta mengunjungi sejumlah situs bersejarah di Timor Leste.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto sebelumnya mengatakan penghargaan tersebut diberikan atas peran Megawati dalam membangun rekonsiliasi kedua negara sejak menjabat Presiden Republik Indonesia.
"Ibu Megawati menerima penghargaan ini atas jasanya membuka peta jalan menuju rekonsiliasi antara Indonesia dan Timor Leste, tatkala pada 20 Mei 2002, sebagai Presiden Republik Indonesia, beliau mengunjungi Timor Leste untuk menghadiri peringatan hari kemerdekaan Timor Leste," kata Hasto dalam keterangannya pada Kamis (4/6).