News Berita

Damkar Lakukan Pendinginan Usai Kebakaran Gudang di Kalideres Jakbar

Damkar Lakukan Pendinginan Kebakaran Gudang di Kalideres Jakbar #newsupdate #update #news #text

Damkar Lakukan Pendinginan Usai Kebakaran Gudang di Kalideres Jakbar
Petugas damkar melakukan pendinginan di area gudang di Jakbar yang terbakar, Selasa (12/5). Foto: Dok. Sudin Gulkarmat Jakarta Barat
Petugas damkar melakukan pendinginan di area gudang di Jakbar yang terbakar, Selasa (12/5). Foto: Dok. Sudin Gulkarmat Jakarta Barat

Petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan usai kebakaran melanda gudang di kawasan Pergudangan Miami, Jalan Kayu Besar 2, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (12/5).

Meski api telah padam, petugas masih bersiaga di lokasi untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang kembali menyala.

Pantauan di lokasi hingga sekitar pukul 12.30 WIB, sejumlah material yang terbakar masih mengeluarkan asap. Sesekali juga terlihat percikan api kecil dari dalam area gudang, sehingga petugas tetap menyiagakan armada dan perlengkapan pemadaman.

“Api sudah padam, sekarang kami fokus memastikan bara-bara benar-benar mati. Karena masih ada beberapa komponen barang terbakar yang mengeluarkan asap dan percikan kecil,” kata Komandan Damkar, Suroto, di lokasi.

Ia menjelaskan, kebakaran mulai terjadi pada Senin (11/5) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Api baru mulai dapat dikendalikan sekitar pukul 03.00 WIB, sebelum petugas masuk ke tahap pendinginan sejak pukul 04.00 WIB hingga saat ini.

“Sekitar jam 22.00 mulai kebakaran. Api mulai mereda sekitar jam 03.00, lalu jam 04.00 masuk tahap pendinginan sampai sekarang,” ujarnya.

Suroto, Komandan Insiden TKP Foto: Aditya Nugraha/kumparan
Suroto, Komandan Insiden TKP Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Dalam proses pemadaman, sebanyak 23 unit dengan total 125 personel damkar dikerahkan ke lokasi. Selain itu, petugas juga menggunakan satu unit robot pemadam untuk memadamkan titik api di area yang sulit dijangkau.

“Karena di dalam terlalu panas, anggota sulit masuk. Jadi kami gunakan robotik untuk pemadaman. Robot ini dikendalikan dengan remote oleh petugas,” ujar Suroto.

Menurutnya, robot tersebut cukup membantu karena mampu bergerak masuk ke area kebakaran, termasuk menanjak untuk mencari titik api yang masih aktif.

“Robotnya cukup besar dan bisa naik ke area tertentu untuk mencari titik api. Sangat membantu anggota saat pemadaman,” ungkapnya.

Suroto mengatakan penggunaan robot tersebut menjadi pengalaman pertama di lokasi pergudangan tersebut. Hingga kini, robot itu juga belum memiliki nama atau tipe khusus.

Kebakaran Diduga Dipicu Korsleting

Situasi terkini di area gudang di Jakbar yang terbakar, Selasa (12/5/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
Situasi terkini di area gudang di Jakbar yang terbakar, Selasa (12/5/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Sebelumnya, kebakaran melanda empat gudang di kawasan Pergudangan Miami. Gudang yang terbakar meliputi gudang freon, gudang plastik dan kardus, serta gudang karpet.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik pada mesin produksi di gudang freon.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat Syaiful Kahfi sebelumnya menyebut gudang tersebut juga menyimpan berbagai bahan kimia dan gas, yang menyebabkan sejumlah ledakan terdengar saat api masih membesar.

Meski sempat terkendala panas ekstrem dan risiko paparan bahan kimia, petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Buka sumber asli