News Berita

Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik Saat Ultah Nenek, Polisi Selidiki

Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik Saat Ultah Nenek, Polisi Selidiki. #newsupdate #update #news #text

Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik Saat Ultah Nenek, Polisi Selidiki
Atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay yang diduga diculik. Foto: Dok. Istimewa
Atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay yang diduga diculik. Foto: Dok. Istimewa

Polres Metro Jakarta Pusat menyelidiki laporan dugaan penculikan terhadap atlet golf putri, Jesslyn Wijaya Lay, yang disebut terjadi saat korban menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut. Saat ini, polisi masih mendalami kasus itu untuk memastikan seluruh fakta yang terjadi.

“Betul ada laporannya di Polres Jakpus. Sampai dengan saat ini masih kita lakukan penyelidikan untuk mencari faktanya,” Ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (20/7)

Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (13/7) sekitar pukul 19.45 WIB di Restoran Saung Kita.

Menurut Andi, sesaat sebelum acara ulang tahun dimulai, korban tiba-tiba ditutup matanya lalu diangkat oleh dua pria bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.

“Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (20/7).

“Kendaraan tersebut selanjutnya meninggalkan lokasi. Menurut keterangan saksi, terdapat sekitar lima orang laki-laki di lokasi pada saat peristiwa berlangsung,” imbuhnya.

Andi menyebut sejak kejadian itu Jesslyn tidak lagi dapat dihubungi oleh keluarga maupun teman-temannya. Telepon seluler yang biasa digunakan korban juga disebut tidak bisa diakses.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat dan teregister dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

“Kami berharap Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan langkah-langkah penyelidikan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel,” tuturnya.

Buka sumber asli