Amran Tegaskan MBG Tak Ada Kaitannya dengan Pemilu 2029
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak ada kaitannya dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.#bisnisupdate #update #bisnis #text

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak ada kaitannya dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Ia menjelaskan bahwa penerima manfaat MBG adalah anak sekolah sehingga mereka belum bisa memiliki hak pilih dalam Pemilu 2029.
Alih-alih terkait Pemilu 2029, Amran menjelaskan bahwa MBG merupakan program yang disiapkan untuk ketangguhan generasi muda.
“Kalau mau segi politik. Bapak Presiden ini tidak ada segi politis. Anak SD, anak dalam kandungan yang kita beri. Pemilu 2029 tidak ada hubungannya. Benar tidak? Tidak bisa memilih kan di 2029? (para penerima manfaat MBG),” kata Amran di kediamannya di Jakarta Selatan pada Rabu (6/5).
“Artinya ingin betul-betul. Untuk rakyat Indonesia mempersiapkan generasi muda yang lebih tangguh,” lanjutnya.
Terkait dampak ke sektor pertanian, Amran menjelaskan MBG telah berdampak pada para petani. Hal ini karena MBG sudah menyerap hasil tani dari ratusan juta petani di Indonesia.
“MBG jangan lihat berdiri sendiri. Ini kata kunci ya. MBG berdiri menjadi off taker 165 juta petani. Saya ulangi. MBG berdiri itu menjadi off taker petani 165 juta petani Indonesia,” ujarnya.
Ditopang MBG

Adapun sebelumnya BPS melaporkan pertumbuhan lapangan usaha pada kuartal I 2026. Salah satu lapangan usaha yang mencatatkan pertumbuhan paling tinggi yaitu sektor akomodasi dan makan minum, atau tumbuh 13,14 persen pada kuartal I 2026 secara year on year (yoy).
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan salah satu penyebab lapangan usaha tersebut tumbuh tinggi adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Hal ini didorong oleh peningkatan penyediaan makan minuman seiring libur nasional dan juga perluasan program Makan Bergizi Gratis,” kata Amalia dalam rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia di Kantor BPS, Jakarta pada Selasa (5/5)
Selain itu, jasa lainnya tumbuh didorong oleh peningkatan jumlah perjalanan wisata nusantara dan kunjungan wisatawan mancanegara. Lapangan usaha ini tumbuh 9,91 persen pada kuartal I 2026.
Untuk lapangan usaha transportasi dan pergudangan tumbuh 8,04 persen. "Didorong oleh peningkatan jumlah perjalanan wisatawan nusantara dan kunjungan wisatawan mancanegara," tulis paparan BPS.