News Berita

Ada di 6 Jalanan Jakarta, Speaker CCTV Dishub Ingatkan Pengendara

Ada di 6 Jalanan Jakarta, Speaker CCTV Dishub Ingatkan Pengendara #newsupdate #update #news #text

Ada di 6 Jalanan Jakarta, Speaker CCTV Dishub Ingatkan Pengendara
Pengendara kendaraan bermotor berhenti di lampu merah perempatan Jalan Darmo-Jalan Pandegiling, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/2). Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Pengendara kendaraan bermotor berhenti di lampu merah perempatan Jalan Darmo-Jalan Pandegiling, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/2). Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meluncurkan program edukasi keselamatan berlalu lintas bertajuk ‘CCTV Jakarta Takeover’.

Melalui program ini, pengendara akan mendapat imbauan keselamatan secara langsung melalui pengeras suara yang terpasang di sejumlah simpang lalu lintas di Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, program tersebut menjadi inovasi baru dalam menyampaikan pesan keselamatan kepada pengguna jalan dengan memanfaatkan speaker yang terintegrasi dengan CCTV di persimpangan.

“Kami memanfaatkan speaker di simpang lalu lintas sebagai media edukasi keselamatan dengan menggandeng kolaborator agar pesan yang disampaikan lebih dekat dengan masyarakat. Harapannya, cara ini dapat meningkatkan kesadaran pengguna jalan untuk lebih disiplin dan menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebiasaan bersama,” kata Budi dalam keterangannya yang diterima kumparan, Kamis (9/7).

Saat ini, speaker telah tersedia di enam simpang lalu lintas di Jakarta, yakni Harmoni, Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah, Bundaran Senayan, dan Simpang Millenium.

Edukasi perdana telah dilakukan di Simpang Millenium, Bank Indonesia, dan Sarinah dengan menggandeng kreator konten Anastasia Putri atau Mpok Caca serta komika Yudhabrajamusti pada Rabu (8/7).

Melalui speaker tersebut, pengguna jalan diingatkan untuk mematuhi lampu lalu lintas, berhenti di belakang garis henti, menggunakan helm dan sabuk pengaman, mengutamakan pejalan kaki, serta tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara.

Menurut Budi, pendekatan ini diharapkan dapat membangun budaya tertib berlalu lintas melalui cara yang lebih kreatif dan dekat dengan masyarakat. Selain sebagai sarana edukasi, pemanfaatan CCTV yang terintegrasi dengan pengeras suara juga menjadi bagian dari pengembangan sistem pengawasan berbasis teknologi untuk meningkatkan keselamatan di jalan.

Ke depan, Dishub DKI berencana menambah titik pemasangan speaker di sejumlah simpang lalu lintas lain setelah melalui proses survei. Dengan demikian, jangkauan edukasi keselamatan berlalu lintas diharapkan semakin luas.

“Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin berlalu lintas. Ke depan, edukasi melalui speaker di simpang lalu lintas akan terus dilakukan secara rutin oleh petugas Dinas Perhubungan sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Budi.

Buka sumber asli