News Berita

3 Poin yang Diadukan Ruben Onsu ke KPAI

mengungkap adanya tiga poin dugaan pelanggaran terhadap hak asuh anak yang dilakukan oleh mantan istrinya, Sarwendah. #kumparanHITS #newsupdate

3 Poin yang Diadukan Ruben Onsu ke KPAI
Ruben Onsu sambangi KPAI Jakarta di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Ruben Onsu sambangi KPAI Jakarta di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Presenter Ruben Onsu mengungkap adanya tiga poin dugaan pelanggaran terhadap hak asuh anak yang dilakukan oleh mantan istrinya, Sarwendah.

Hal itu diungkap kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, usai dampingi kliennya mengadu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Poin pertama yang menjadi keberatan Ruben adalah pembatasan akses untuk berkumpul bersama anaknya.

Berdasarkan Akta 39 yang telah disepakati sebelumnya, presenter 42 tahun itu seharusnya mendapatkan waktu dua hingga tiga hari dalam seminggu untuk tinggal bersama anak-anak. Akan tetapi kenyataannya hak tersebut tidak kunjung terealisasi secara penuh.

"Ada aturan yang memang bersifat tertulis mengatur dan disepakati 2 sampai 3 hari dalam satu minggu anak-anak ini berkumpul bersama dengan ayahnya. Jadi bukan bertemu, jadi berkumpul 2 hari, 3 hari dengan ayahnya. Ini yang tidak terealisasi dengan berbagai macam alasan dan kondisi," ujar Minola Sebayang kepada wartawan di KPAI Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6).

Selain masalah akses, pada poin kedua Minola juga mengadukan adanya dugaan eksploitasi terhadap anak dalam kegiatan siaran langsung atau live di media sosial pada malam hari.

Ruben Onsu. Foto: Giovanni/kumparan
Ruben Onsu. Foto: Giovanni/kumparan

Aktivitas tersebut dianggap Minola berpotensi mengganggu jam istirahat anak serta mengekspos mereka pada lingkungan yang tidak aman secara psikis.

"Ini yang tidak boleh ketika kita melihat anak-anak itu diajak ikut live di malam hari bukan di jam anak-anak yang harusnya anak-anak istirahat karena besok harus sekolah lagi," ucap Minola Sebayang.

Sementara itu, poin terakhir yang diadukan Ruben berkaitan dengan dugaan tekanan psikis di lingkungan rumah. Ruben Onsu merasa adanya upaya doktrin yang membuat sikap anak-anaknya berubah dan terkesan menjauh dari dirinya sebagai ayah mereka.

"Kalau di ruang publik saja mereka tidak sedang segan-segan untuk melakukan sindiran-sindiran, hinaan-hinaan kepada ayah daripada anak kandungnya sendiri, tidak menutup kemungkinan di ruang tertutup hal itu juga sering dilakukan," kata Minola.

Buka sumber asli